Jafar Ingatkan Mahasiswa Tentang Pentingnya Empat Pilar
Selasa, 04 Desember 2012 – 23:49 WIB

Jafar Ingatkan Mahasiswa Tentang Pentingnya Empat Pilar
JAKARTA – Ketua Fraksi Partai Demokrat di MPR, M Jafar Hafsah yakin masyarakat dapat memahami Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) atau yang lebih dikenal dengan empat pilar kebangsaan. Meski demikian sosialisasi Empat Pilar tetap harus dilakukan kepada semua kalangan, termasuk mahasiswa. Menurut Jafar, empat pilar kebangsaan harus tertanam dalam benak setiap masyarakat Indonesia. Sebab, empat pilar diyakini sebagai alat pemersatu bangsa yang salah satunya dapat mencegah aksi konflik atau kerusuhan.
"Memang sangat beda ketika jadi ketua fraksi DPR dan sekarang Ketua Fraksi MPR. Kalau DPR lebih banyak mengatur strategi loby-loby politik, tapi MPR lebih memberikan pemahaman. Karena saya anggap empat pilar sangat penting untuk bangsa," kata Jafar saat mensosialisasikan empat pilar di kalangan akademisi dan mahasiswa di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Selasa (4/12). 

Baca Juga:
Hadir pula dalam acara itu anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat seperti Adiyaman Amir, Timo Pangerang, Ratu Boki, Ruhut Sitompul, Ketua Persatuan Isteri Anggota (PIA) Fraksi Partai Demokrat Illa Mustopa dan Ketua Kowani Onny Jafar. 

Baca Juga:
JAKARTA – Ketua Fraksi Partai Demokrat di MPR, M Jafar Hafsah yakin masyarakat dapat memahami Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan
BERITA TERKAIT
- Banyak Gugatan Hasil Pilkada 2024, Legislator PDIP Kritik Kerja KPU
- Dana Otsus Kena Pemotongan, Senator Filep Wamafma Sampaikan 4 Poin Pandangannya
- Ketua KPU Ungkap Kebutuhan Anggaran RP 486 Miliar Buat PSU Pilkada
- Rahmat Saleh Ingatkan Pemerintah Soal Anggaran Pengamanan PSU
- Deddy Sitorus PDIP Mengajak Mengundurkan Diri secara Massal, Waduh
- Bupati Tasikmalaya Terpilih Ade Didiskualifikasi MK, KPU Jabar Beralasan Begini