Jaga Pelaksanaan Proyek dengan Maksimal, Program Bersih-bersih BUMN Harus Dipacu

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dinilai perlu menguatkan program bersih-bersih BUMN Karya untuk menjaga pelaksanaan proyek dengan maksimal.
Apalagi, saat ini Kementerian BUMN secara organisasi telah banyak melakukan perubahan.
Tak hanya menjalankan fungsi sentral dalam pengambilan keputusan strategis di rapat umum pemegang saham, BUMN juga berperan lebih aktif sebagai pembina dan pengawas perusahaan pelat merah.
Direktur Eksekutif Segara Institute Piter Abdullah mengatakan langkah bersih-bersih yang dilakukan Menteri BUMN Erick Thohir baik untuk BUMN Karya, maupun seluruh perusahaan pelat merah, selaras dengan fungsi pengawasan dan pembinaan yang memang wajib dilakukan terhadap seluruh BUMN.
"Saya kira langkah Pak Erick Thohir melakukan bersih-bersih di BUMN merupakan langkah tepat untuk memperkokoh BUMN sebagai salah satu pilar ekonomi nasional," ujar Piter, Senin (17/7).
Apalagi, BUMN Karya telah menjalankan tugasnya dengan baik yang memberikan kontribusi besar dalam percepatan pembangunan infrastruktur Indonesia.
Selain itu, Piter juga mendukung Kementerian BUMN untuk mengawal proses hukum Waskita Karya sehingga memiliki kepastian dan memberikan jaminan keberlanjutan proyek infrastruktur nasional.
"Kalau ada masalah hukum seperti dugaan korupsi atau penyalahgunaan jabatan yang mengarah kepada korupsi memang harus diserahkan kepada penegak hukum seperti kepolisian atau kejaksaan," katanya.
Langkah Pak Erick Thohir melakukan bersih-bersih di BUMN merupakan langkah tepat untuk memperkokoh BUMN sebagai salah satu pilar ekonomi nasional,
- Perhutani Hadirkan Posko Mudik BUMN 2025 di Pelabuhan Batam & Baubau
- Aset BUMN Tak Cukup Tutupi Utang, Pengamat: Ini Tanda Bahaya Serius
- Gelar Program Mudik Gratis 2025, Bank Mandiri Lepas 8.500 Pemudik dengan 170 Bus
- Kementerian BUMN Lepas Peserta Mudik Gratis dengan 200 Kota Tujuan
- Untuk Ketiga Kalinya FW BUMN Gelar Mudik Gratis Naik KA Wisata
- Yusuf Permana Dicopot dari Jajaran Komisaris BNI