Jakarta Punya Masalah Kucing Liar, Penuntasannya Dilakukan Diam-diam
Saat ABC berkunjung, dokter hewan yang melakukan operasi menolak disebutkan namanya.
Vivi mengatakan prioritas utamanya adalah melindungi identitas para dokter hewan yang melakukan prosedur pengebirian yang murah tersebut.
"[Beberapa] dokter hewan khawatir prosedur ini dilakukan oleh orang yang tidak berkualifikasi," katanya.
"Sebagian besar dokter hewan yang bersedia melakukan ini juga sebenarnya prihatin dengan masalah ledakan populasi populasi kucing liar."
"Mereka menjelaskan kepada saya kalau mereka enggak mau di-bully oleh oleh rekan lain yang tidak setuju dengan program ini, jadi saya selalu melindungi mereka."
Vivi mengatakan sejumlah klinik hewan menentang upayanya, karena alasan komersil, yakni mereka biasanya menetapkan harga prosedur pengebirian kucing liar sekitar Rp500.000 sampai 1,5 juta.
Belum tentu mendapat dukungan
Sampai sejauh mana pemerintah daerah bekerja sama dengan program pengebirian ini bervariasi.
Di Jakarta, pemerintah daerah setempat sering bekerja sama dengan organisasi seperti Rumah Steril untuk melakukan gerakan pengebirian kucing.
Tidak semua dokter hewan di Jakarta mau mengaku jika mereka ikut membantu upaya mengatasi ledakan jumlah kucing liar di Jakarta
- Program Makan Bergizi Gratis Diharapkan Menyasar Anak Indonesia di Pedalaman
- Dunia Hari Ini: Etihad Batal Lepas Landas di Melbourne karena Gangguan Teknis
- DPRD DKI Minta Pengamanan Objek Vital PAM Jaya Ditingkatkan
- TKD Tidak Sah, Karang Taruna Jakut Dorong Parid jadi Ketua Provinsi
- Kabar Australia: Sejumlah Hal yang Berubah di Negeri Kangguru pada 2025
- Kabar Didik Melon yang Berjalan Kaki Jakarta-Boyolali, Dia Sudah di Karawang