Jaksa Agung Tak Punya Hak Lindungi Setya Novanto
jpnn.com, JAKARTA - Jaksa Agung M Prasetyo mengaku sudah mendengar adanya surat permohonan perlindungan hukum dari Ketua DPR Setya Novanto, tersangka korupsi e-KTP yang kini ditahan KPK.
Namun, orang nomor satu di Korps Adhyaksa itu menegaskan, mereka tidak berhak melindungi Novanto.
"Saya ingin sampaikan bahwa Jaksa Agung dan kejaksaan tidak punya kapasitas memberikan perlindungan pada seseorang yang sedang menjalani proses hukum," kata Prasetyo di Jakarta, Jumat (24/11).
Dia menegaskan kejaksaan tidak akan mencampuri proses hukum yang sedang dilakukan oleh aparat penegak hukum yang lain.
Menurut dia, kejaksaan punya asumsi bahwa tentunya KPK punya bukti-bukti dalam melakukan proses penyidikan. "Jadi, kalau dimintakan perlindungan pada kejaksaan, sekali lagi saya nyatakan kami tidak punya kapasitas untuk itu," ujarnya.
Sebelumnya, Novanto usai diperiksa KPK, Senin (20/11) menyatakan sudah mengajukan surat perlindungan hukum kepada Presiden Joko Widodo, Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Jaksa Agung Prasetyo. (boy/jpnn)
Kejaksaan Agung punya asumsi bahwa KPK punya bukti-bukti melakukan proses penyidikan atas Setya Novanto.
Redaktur & Reporter : Boy
- Menhut Raja Juli & Jaksa Agung Siap Sikat Habis Bisnis Ilegal di Kawasan Hutan
- Guru Besar Hukum: ST Burhanuddin Memenuhi Harapan Publik, Layak Masuk Kabinet Prabowo
- Aliansi Kaum Muda Indonesia Timur Mengusulkan Jan Maringka Jadi Jaksa Agung
- Kerukunan Keluarga Kawanua Usulkan Jan Samuel Maringka Sebagai Jaksa Agung
- Prabowo Jangan Pilih Jaksa Agung Hedonis Seperti ST Burhanuddin
- Jaksa Agung Diharapkan Tak Berafiliasi dengan Partai Politik