Jaksa Agung Tegaskan Lagi, Mary Jane Tak Diizinkan ke Filipina

jpnn.com - JAKARTA - Kesaksian terpidana mati Mary Jane Fiesta Veloso dalam kasus dugaan perdagangan orang yang tengah disidik otoritas Filipina, masih belum jelas. Rencana kesaksian lewat video conference yang dilaksanakan dari Jogjakarta juga belum menemukan titik terang.
Namun demikian, Jaksa Agung M Prasetyo menegaskan, Mary Jane tetap tidak akan diizinkan untuk bersaksi di negara asalnya. "Yang pasti MJ tidak dibawa ke Filipina," tegasnya, Jumat (8/5).
Prasetyo berkata, saat ini proses teknis pelaksanaan pemberian keterangan Mary Jane tengah dibicarakan dengan Filipina. "Dari Kedutaan Besar Filipina sudah menghubungi kita, sedang dibicarakan," papar Prasetyo.
Seperti surat Menteri Kehakiman Filipina, Mary sedianya dijadwalkan bersaksi pada 8 Mei dan 14 Mei. Namun, hingga kemarin (7/5) otoritas Indonesia belum mendapatkan surat resmi terkait pelaksanaan pemberian kesaksian itu.
Mary Jane merupakan satu terpidana mati yang ditunda eksekusinya, karena permintaan Filipina yang membutuhkan kesaksiannya di kasus perdagangan orang. (boy/jpnn)
JAKARTA - Kesaksian terpidana mati Mary Jane Fiesta Veloso dalam kasus dugaan perdagangan orang yang tengah disidik otoritas Filipina, masih belum
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Tiga Pemotor Asal Depok Tewas Seusai Tabrak Pohon di Bandung
- RI Siapkan Langkah Strategis untuk Merespons Kebijakan Tarif Resiprokal AS
- Innalillahi, Satu Orang Tewas di Dalam Mobil Avanza yang Tertimbun Tanah Longsor
- Peraih Rekor MURI Keliling Eropa Bahas Masalah Kesehatan Mental
- Pemda Belum Mengajukan Usulan Penetapan NIP CPNS & PPPK 2024, BKN Akan Lakukan Ini
- Anak yang Hilang di Pantai Sayang Heulang Garut Akhirnya Ditemukan, Begini Kondisinya