Jalan Tol Terkendala Lahan
Senin, 16 Maret 2009 – 20:53 WIB
JAKARTA - Pembangunan jalan tol sering kali tak bisa menarik investor karena terkendala pembebasan lahan. Alasan ini hampir diakui semua investor yang mencoba survey ke seluruh kota besar di tanah air, termasuk di ibukota Jakarta. Departemen Pekerjaan Umum (PU) punya prioritas program kerja 2009 membangun infrastruktur, termasuk jalan tol.
“Sebenarnya usulan pembangunan jalan itu banyak, datang dari berbagai daerah di Tanah Air. Tapi rata-rata ketakutan investor itu pada pembebasan lahan. Selain waktunya lama dan tak menentu, juga biaya pembebasan lahan sering kali membengkak,” kata dia. Hanya saja, kata Djoko, pihaknya akan mencari solusi agar pembangunan jalan tol bisa terealisasi. “Kalau pembangunan jalan itu susah membebaskan lahan, misalnya dibuat jalan layang. Cara lain, kerjasama dengan pemerintah daerah dalam hal jaminan pembebasan lahan,” cetusnya.
Baca Juga:
Kendati begitu, lanjut Djoko, ada kekhawatiran dalam membangun jalan tol terkait adanya provokasi oknum yang mencari keuntungan. “Kita pernah menawarkan secara terbuka sejumlah jalan tol, tapi belum ada yang mau. Dimana-mana alasan yang paling banyak diutarakan itu ialah pembebasan lahan. Seperti di Jawa ini saja, pembebasan lahan itu biasanya memakan waktu yang lama, dananya membengkak. Bisa terhambat lagi bila ada oknum yang coba mengompori. Ini yang harus dicermati,” cetusnya.(gus/jpnn)
JAKARTA - Pembangunan jalan tol sering kali tak bisa menarik investor karena terkendala pembebasan lahan. Alasan ini hampir diakui semua investor
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Kanwil Bea Cukai Jatim I Musnahkan Rokok & Miras Ilegal Senilai Miliaran, Tuh Lihat!
- ASABRI Jamin Para Purnawirawan Bisa Menikmati Masa Purnabakti dengan Tenang
- Raffi Ahmad Belum Lapor LHKPN, KPK Bereaksi
- Viral Pria di Surabaya Suruh Siswa Sujud dan Menggonggong, Ini Analisis Reza Indragiri
- Paman Birin Mundur, Pemerintah Tunjuk Sosok Ini Sebagai Plt Gubernur Kalsel
- Kunker ke Desa Budo, Dirjen Bina Pemdes Ajak Semua Pihak Berkolaborasi untuk Memajukan Desa