Jalur Selatan-Selatan Terhambat, Polda Jateng: Ini Kuasa Tuhan

jpnn.com, SEMARANG - Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jateng Brigjen Pol Sonny Irawan mengatakan secara keseluruhan arus mudik tahun ini cukup lancar
Namun, jalur selatan-selatan mengalami hambatan akibat bencana alam.
"Jalur selatan-selatan, terutama di Kebumen, sempat terkendala akibat tanggul jebol yang menghambat arus dari Cilacap menuju Yogyakarta," ujar Brigjen Sonny di GT Banyumanik Semarang, Kamis (3/4).
Perhatian khusus juga diberikan pada jalur Pejagan hingga Bumiayu Kabupaten Brebes yang mengalami perlambatan akibat kepadatan lalu lintas.
Titik krusial yang menjadi perhatian adalah daerah Prupuk, Kabupaten Tegal. Luapan sungai yang terjadi pada sore hari mengakibatkan jalur tergenang air setinggi 70-80 cm, sehingga kendaraan tidak dapat melintas.
Bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan pihak terkait lainnya, proses penyedotan air dilakukan, dan bisa dilalui kembali pada pukul 01.00 dini hari.
"Kami mohon maaf, bukan karena kami tidak mempersiapkan jalur selatan, tetapi ini murni karena bencana alam. Jika sudah menyangkut bencana, ini adalah kuasa Tuhan. Kita manusia hanya mampu merencanakan," kata Brigjen Sonny.
Namun demikian, jalur Pantura dari Brebes hingga Rembang dalam kondisi aman, dan lancar bagi kendaraan roda dua maupun roda empat. Begitu pula dengan jalur tengah yang tidak mengalami kendala berarti.
Arus mudik di Jateng disebut lancar, Jalur Selatan-selatan bekas bencana alam disiapkan balik Lebaran.
- Arus Balik Lebaran, One Way Nasional Diterapkan 6 April 2025 dari GT Kalikangkung
- ASDP: Arus Balik di Pelabuhan Gilimanuk Mulai Meningkat
- Lonjakan Kendaraan di GT Kalikangkung Saat Arus Balik Lebaran Capai 158 Persen
- One Way Lokal Arus Balik Jateng Dimulai Hari Ini, Fokus di Tol Banyumanik
- Polda Jateng: Lonjakan Arus H+1 hingga H+3 Jadi Anomali Mudik Lebaran 2025
- Arus Mudik-Balik Idulfitri di Jawa Barat Terkendali, Erwan: Macetnya Masih Wajar