Jambret Rampas HP Pelajar, Ada Baret dan KTA TNI di Motornya

Sopyan menambahkan, penyelidikan dilakukan dengan mengindentifikasi motor yang diduga milik pelaku.
Pihaknya enggan membeber terkait adanya dugaan oknum TNI yang terlibat.
Namun, di dalam jok motor pelaku terdapat kartu tanda anggota (KTA) TNI.
Selain itu, terdapat kartu tanda penduduk (KTP), kartu BPJS, NPWP, SIM B1, dan bukti pengisian voucher listrik.
"Kami tidak ingin berspekulasi. Semua masih dalam tahap penyelidikan. Namun, memang tadi pagi ada anggota Pomal yang datang ke Polsek. Kami mengimbau masyarakat lebih berhati-hati lantaran ini kejadian kedua perampasan HP yang korbannya perempuan. Jadi lebih waspada jika bermain HP," pungkasnya.
Terpisah, Komandan Lanal Balikpapan, Kolonel Laut (P) Irwan Sondang P Siagian menjelaskan, ada keributan di depan markas Pomal Balikpapan, Minggu dini hari.
Anggota yang saat itu berjaga langsung mendatangi dua orang yang terlibat keributan.
Namun, salah seorang yang kemudian diduga sebagai pelaku perampasan HP kabur.
Rita (14) harus kehilangan telepon selulernya karena dijambret di kawasan Gunung Malang, Balikpapan Tengah, Minggu (16/7) dini hari.
- Berbagi Kebaikan Ramadan, Bank Mandiri Group Beri Santunan ke 1.750 Penerima di Balikpapan
- Bea Cukai Dorong Peningkatan Ekspor dari 2 Daerah Ini Lewat Sinergi Berbagai Instansi
- Brigjen Mukti Sebut Direktur Persiba Catur Adi Bandar Narkoba Kaltim
- Detik-detik Penjambret Menyasar Perempuan di Tanah Abang, Brutal dan Sadis
- Pulang Sekolah, Bocah PAUD Jadi Korban Penjambretan di Gang Andir
- Bandara SAMS Balikpapan Lakukan Pencegahan HMPV