Jangan Berlebihan Mengonsumsi Madu, Peringatan dari Ahli Sebut Bisa Fatal!

Nutrisionis Sarah Rueven pun menyebutkan saat tubuh mengalami syok karena meningkatnya kadar gula yang cepat. Kemudian, kata dia lagi, kondisi itu secara cepat juga bisa menurun dan menyebabkan tubuh anda tidak normal dan mulai memberi sinyal gangguan.
“Setelah proses metabolisme dalam tubuh memecah gula-gula itu kadar gula darah anda pasti turun, sehingga tidak heran tubuh menjadi lemas setelah kadar gulanya turun,” ujarnya.
Selain gemetar dan lemas, tubuh juga akan merasakan jantung yang berdebar dengan cepat, sakit kepala, rasa gelisah, hingga tidak bisa berkonsentrasi.
Dengan kondisi- kondisi itu tentu tren memakan madu beku dengan jumlah yang berlebih tidak dianjurkan apalagi bagi orang- orang yang memiliki penyakit bawaan diabetes.
Selain gangguan pada kondisi fisik dan kerja jantung, masalah lain yang ditimbulkan saat anda mengonsumsi madu lebih dari takaran yang seharusnya adalah masalah di pencernaan.
Hal itu disebabkan karena madu dapat meningkatkan kadar asam di dalam lambung, selain itu juga bakteri- bakteri di dalam usus yang berfungsi pada metabolisme pencernaan ikut terganggu.
Gangguan fisik yang berpotensi dialami di antaranya mual, kembung, hingga diare.
“Kelebihan gula juga menyebabkan peradangan secara umum,” ujar ahli nutrisi Amanda Izqueirdo. (antara/jpnn)
Dalam panduan “Diet sehat untuk Warga Amerika 2020- 2025”, untuk orang dewasa hanya dianjurkan mengonsumsi gula dengan persentase 10 persen dari seluruh kebutuhan kalori harian.
Redaktur & Reporter : Elvi Robia
- 3 Manfaat Kopi Campur Madu, Pria Pasti Suka
- Tips Agar Gula Darah Aman Selama Lebaran 2025
- Anda Terserang Diare Usai Lebaran, Atasi dengan Mengonsumsi 3 Obat Ini
- Jaga Kadar Gula Darah Tetap Normal Saat Lebaran dengan 3 Cara Alami Ini
- Momen Santap Lebaran, Pakar Gizi Ingatkan Hal Penting Ini
- Entrostop Gelontorkan Rp 1 Miliar untuk Emergency Diare Kit Gratis di Lebaran 2025