Jangan Diremehkan, Ini Bahaya Patah Hati Terhadap Kesehatan Tubuh

Kecanduan tersebut membuat lebih lama untuk mengatasi patah hati.
" Saat pecandu harus melawan keinginan untuk mengonsumsi narkoba, mereka yang patah hati harus berusaha untuk berpikir rasional," kata Winch.
Kedua, pemahaman tentang alasan hubungan itu berakhir sangat penting dalam membangun kemampuan move on.
Masalahnya, sering kali penjelasan sederhana tentang mengapa pasangan memilih putus tidak diterima oleh otak.
" Patah hati itu membuat rasa sakit terkesan dramatis sehingga otak menuntut alasan yang sama dramatisnya," jelas Winch.
Ketiga, saat patah hati tubuh mengeluarkan zat kortisol atau hormon stres yang juga bisa memengaruhi kesehatan fisik.
Mengganggu sistem kekebalan tubuh, sesak pada dada, sakit perut, dan lemas seperti tidak bertenaga adalah beberapa gejala yang bisa timbul.(genpi/jpnn)
Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:
Jangan pernah meremehkan akibat dari patah hati terhadap kesehatan tubuh Anda sendiri.
Redaktur & Reporter : Fany
- Momen Santap Lebaran, Pakar Gizi Ingatkan Hal Penting Ini
- Universal Eco Kelola Lebih dari 5.000 Ton Limbah Medis Sepanjang 2024
- 7 Herbal Terbaik untuk Meningkatkan Nafsu Makan
- Puasa Sehat dengan Olahraga, Rahasia Fit selama Ramadan
- Diabetes Care Prodia Bidik Segmen Produktif yang Sibuk Kerja
- Bayer Hadirkan Inovasi Berbasis Sains Untuk Kesehatan & Pertanian Indonesia