Jangan Kaget Melihat Bekas Darah di Rumah Duka

Untuk membayar seluruh kerbau yang akan digunakan dalam perayaan pesta kematian, Suku Toraja diperantauan tidak membebankan seluruh biaya kepada 1 keluarga yang berduka saja.
Namun, pelaksanaan pemotongan kerbau tersebut juga dibantu dari uluran tangan seluruh keluarga yang dekat dengan keluarga yang sedang berduka. Pemotongan kerbau juga dilaksanakan atas kesepakatan keluarga lebih dahulu.
Diketahui, harga kerbau yang ada di Tana Toraja lebih murah dibandingkan dengan harga kerbau yang ada di Kota Tarakan.
Hal tersebut karena persediaan kerbau yang ada di Tana Toraja lebih banyak, dibanding persediaan kerbau yang ada di Kota Tarakan yang sangat jarang untuk ditemui.
Untuk harga kerbau berukuran kecil di Kota Tarakan yaitu berkisar Rp 14 juta, sedangkan untuk kerbau yang berukuran besar harganya Rp 24 juta.
Selain kerbau, babi juga menjadi pilihan masyarakat Toraja dalam melaksanakan pesta kematian. Pada pelaksaannya, pemotongan babi juga tidak diutamakan dalam pelaksanaan pesta kematian suku Toraja di perantauan.
Harga babi yang ada di Kota Tarakan mencapai Rp 1 juta hingga Rp 2 juta, tergantung ukuran.
Pada perayaan pesta kematian suku Toraja juga ditemukan acara ma’ badong yang biasanya dilakukan oleh kaum lelaki.
Di mana pun Suku Toraja berada, selalu berusaha untuk membawa adatnya ketika tengah dihadapkan dengan duka cita. Perayaan pesta kematian Suku Toraja
- Musala Al-Kautsar di Tepi Musi, Destinasi Wisata Religi Warisan Keturunan Wali
- Saat Hati Bhayangkara Sentuh Kalbu Yatim Piatu di Indragiri Hulu
- Kontroversi Rencana Penamaan Jalan Pramoedya Ananta Toer, Apresiasi Terhalang Stigma Kiri
- Kisah Jenderal Gondrong ke Iran demi Berantas Narkoba, Dijaga Ketat di Depan Kamar Hotel
- Petani Muda Al Fansuri Menuangkan Keresahan Melalui Buku Berjudul Agrikultur Progresif
- Setahun Badan Karantina Indonesia, Bayi yang Bertekad Meraksasa demi Menjaga Pertahanan Negara