Jangan Kaget, Papua Juga Mulai Dimasuki TKA Tiongkok

"Kami akan minta pemerintah mengecek apa benar bahwa itu adalah tukang batu, kasarnya begitu. Kalau dia izinnya sebagai supervisor, dia hanya bisa bekerja sebagai supervisor," jelasnya.
Untuk kasus di Banten, Dede menduga bisa saja gaji besar yang diberikan kepada TKA karena tingkatannya sudah supervisor, tapi pekerjaannya di lapangan hanya sebagai buruh kasar. Kalau ternyata ditemukan masalah seperti itu, maka TKA itu harus kena sanksi dan dideportasi.
Dede menambahkan, peran Kementerian Tenaga Kerja, dinas tenaga kerja provinsi dan kabupaten/kota juga sangat menentukan. Mereka harus mengecek izin untuk tenaga kerja asing secara berkala.
"Jadi tolong ini, karena pemerintah kita sekarang menggelorakan investasi dari China dan investasi China ini kadang-kadang mereka deal-nya mereka memasukkan tenaga kerja mereka," tambah Dede.(fat/jpnn)
JAKARTA - Ketua Komisi IX DPR Dede Yusuf mengaku tidak heran dengan tertangkapnya 70 tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok oleh jajaran Polda Banten
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- BAZNAS dan Ulama Palestina Perkuat Kerja Sama untuk Palestina
- InJourney Hadirkan Tarian Nusantara di TMII, Diikuti 500 Anak Dari Sabang Sampai Merauke
- Minta Eksepsi Aipda Robig Zaenudin Ditolak, JPU Tegaskan Dakwaan Sudah Sah dan Cermat
- KPK Periksa Komisaris PT Inti Alasindo Energy Terkait Kasus Korupsi PGN
- Eks Staf Ahli Pertanyakan Proses Laporan Dugaan Suap Pimpinan DPD RI ke KPK
- Prajurit TNI AL Sigap Mengevakuasi Warga Terdampak Banjir di Pesawaran Lampung