Jangan Sampai Pemindahan Ibu Kota Jadi Proyek Mangkrak
Selain itu, ide ini tentu sudah diawali dengan adanya kajain-kajian yang cukup mendalam dan cermat yang dilakuakn berbagai kementerian baik dari Bappenas, ATR BPN, PUPR.
"Semua kan sudah turun mencoba membandingkan dan mereka pasti punya argumen. Presiden enggak mungkin serampangan dalam menyampaikan pidato dalam forum formal seperti pidato kenegaraan kemarin. Pasti sudah ada suatu pertimbangan yang matang dan itu perlu kita dengar juga," jelas Hetifah.
Dia juga meyakini fraksi-fraksi di DPR tidak langsung menolak begitu saja tanpa terlebih mendengar penjelasan detail dari pemerintah nantinya. Meskipun pro dan kontra tidak bisa dihindarkan dalam mengimplementasikan kebijakan besar tersebut.
"Jadi jangan kalau ada berbeda pendapat kita tidak melakukan apa-apa atau tidak mengambil keputusan karena perbedaan pendapat itu biasa. Tetapi kita akan coba melakukan pengambilan keputusan secara deliberatif mendengar argumen dan alasan dari pihak pemerintah," tandasnya.(fat/jpnn)
Wakil rakyat Kalimantan Timur di DPR Hetifah Sjaifudian mengingatkan jangan sampai pemindahan ibu kota negara yang akan dieksekusi di era Presiden Jokowi menjadi proyek mangkrak.
Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam
- Sikapi PSN PIK 2: Ahmad Yohan DPR: Negara Jangan Kalah
- Kaleidoskop: Penegakan Hukum Indonesia Tahun 2024
- Hetifah Komisi X: Alasan Pemecatan STY Harus Dijelaskan, Biar Tidak Menimbulkan Polemik
- DPR-Pemerintah Sepakat BPIH 2025 Sebesar Rp 89,4 Juta, Turun Dibandingkan 2024
- Resmi Dilantik jadi Ketua IKA Muratara, Fauzi Amro Ungkap Program Mudik Gratis
- Kasus Rudapaksa Wanita Disabilitas di Bandung, Atalia: Pelaku Bukan 9, Tetapi 12 Orang