Jangan Sampai Tiongkok Berbahagia di Atas Kesusahan Penambang Nikel Lokal Indonesia

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Andre Rosiade menyebut Tiongkok menjadi pihak yang diuntungkan dari kebijakan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Panjaitan terkait ekspor biji mentah nikel.
Menurut Andre, Tiongkok bisa membeli bijih mentah nikel dari Indonesia di bawah nilai wajar.
"Mereka (Tiongkok) merugikan bangsa ini dengan membeli sumber daya mineral kita secara murah. Itu sangat menguntungkan mereka (Tiongkok)," kata Andre.
Dia berjanji bakal membela kepentingan anak bangsa yang dirugikan terkait kebijakan ekspor bijih mentah nikel.
Sebelumnya, Andre bersama Komisi VI DPR RI menerima aduan Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) yang menganggap kebijakan ekspor bijih mentah nikel serta tata niaga nikel yang dinilai kacau dan tidak adil.
Dia pun bakal mendorong ekspor biji mentah nikel tidak menguntungkan Tiongkok.
"Sebenarnya harga patokan mineral (HPM) itu sudah ada, ya. Sebenarnya tinggal HPM itu yang nanti dijadikan dasar. Nanti kami dorong supaya berkeadilan. Jangan enak buat Tiongkok saja," ungkap dia.
Namun, Andre tidak mau berspekulasi atas kemungkinan investor negara lain yang kesal atas kebijakan ekspor bijih mentah nikel.
Tiongkok membeli bijih mentah nikel dari Indonesia di bawah nilai wajar dan merugikan penambang tanah air.
- Mertua Pratama Arhan Bikin Heboh, Ungkap Ada Pemain Timnas Indonesia Pura-Pura Cedera
- Gelombang Kedua Pulang Basamo Diberangkatkan, 7.500 Pemudik Gratis Menuju Sumbar
- Pro dan Kontra Soal Usulan Revisi Tarif Royalti Komoditas Mineral
- Sufmi Dasco dan Andre Rosiade Lepas 5.000 Pemudik Pulang Basamo Gelombang Pertama
- FINI Menolak Wacana Kenaikan Royalti Nikel, Soroti Dampak Ekonomi
- Legislator Gerindra Ajak Masyarakat Pakai BBM Pertamina, Jamin Tidak Ada Oplosan