Jangan Sepelekan Anemia, Ini 7 Bahaya Yang Mengincar Kesehatan Anda

Pada beberapa kasus, anemia juga dapat menyebabkan jaundice atau sakit kuning (kulit dan bagian sklera mata menguning), kuku sendok (koilonychia), kesemutan, luka di tepi bibir (angular cheilitis), sakit kepala, sesak napas, dan berdebar-debar.
Apabila mengalami salah satu atau beberapa gejala di atas, tak ada salahnya untuk mengecek kadar hemoglobin Anda.
Bahaya anemia bila dibiarkan
Anemia bukanlah penyakit yang dapat sembuh dengan sendirinya. Perlu pemeriksaan untuk mengetahui penyebab yang mendasarinya. Apabila kondisi anemia terus berlanjut tanpa perawatan, ada beberapa potensi bahaya yang meliputi:
1. Gangguan perkembangan pada anak
Pada kondisi anemia, khususnya akibat kekurangan zat besi, bisa terjadi gangguan kognitif yang dapat memengaruhi perkembangan anak. Ini karena zat besi berperan dalam perkembangan fungsi otak, sehingga bila kadar zat besi berkurang, maka perkembangan kognitif pun tidak maksimal.
Gangguan kognitif juga dapat mengganggu perkembangan motorik dan mental anak. Anak yang memiliki anemia cenderung sulit berkonsentrasi, mengakibatkan prestasi akademik yang rendah.
2. Mudah terinfeksi
Anemia dapat meningkatkan risiko seseorang terserang infeksi, karena zat besi ikut berperan dalam sistem imunitas tubuh. Berkurangnya kemampuan sel darah putih dalam membentuk sistem kekebalan terhadap kuman menjadikan tubuh mudah terserang penyakit.
Sayangnya, anemia sering dianggap sepele. Padahal, faktanya bahaya anemia tak main-main, bahkan bisa berujung pada kematian.
- 5 Makanan yang Tidak Baik untuk Jantung
- Iis Dahlia Ungkap Alasan Takut Meninggal Dunia
- 4 Manfaat Jeruk Bali yang Baik untuk Jantung
- 6 Manfaat Kangkung, Ampuh Melawan Kerusakan Hati
- 5 Bahaya Minum Teh Berlebihan, Bisa Meningkatkan Risiko Serangan Anemia
- Cegah Serangan Anemia dengan Mengonsumsi 5 Makanan Kaya Zat Besi Ini