Jangan Sepelekan Anemia, Ini 7 Bahaya Yang Mengincar Kesehatan Anda

6. Depresi
Anemia yang berkepanjangan dapat menyebabkan gangguan pada sintesis neurotransmiter di otak, yang dapat mengakibatkan depresi.
7. Kematian
Pada beberapa kasus seperti anemia sel sabit maupun talasemia, dapat menyebabkan kematian apabila tidak ditangani secara tepat.
Selain itu, kehilangan banyak darah dalam waktu singkat, misalnya perdarahan akibat kecelakaan, juga dapat mengakibatkan hilang nyawa.
Umumnya, penyebab anemia adalah kurangnya nutrisi pembentuk sel darah merah, yaitu zat besi, vitamin B12, dan asam folat.
Untuk mencegahnya, Anda dianjurkan untuk rutin mengonsumsi makanan dan minuman penambah sel darah merah. Pastikan yang mengandung zat besi tinggi seperti daging merah, hati, sayur-sayuran, serta makanan tinggi asam folat seperti kuning telur, ikan teri, susu, dan kacang-kacangan.
Bila tak yakin dapat mencukupinya lewat makanan, tambahkan dengan konsumsi Sakatonik Liver, yaitu multivitamin yang mengandung vitamin dan mineral penting untuk pembentukan sel darah merah, yaitu zat besi (lipofer yang mudah diserap oleh tubuh dan ferro glukonat). Sakatonik Liver juga mengandung vitamin B kompleks, asam folat, dan mineral lainnya. Tersedia dalam bentuk sirop dan kaplet dan mudah didapat.
Sayangnya, anemia sering dianggap sepele. Padahal, faktanya bahaya anemia tak main-main, bahkan bisa berujung pada kematian.
- 5 Makanan yang Tidak Baik untuk Jantung
- Iis Dahlia Ungkap Alasan Takut Meninggal Dunia
- 4 Manfaat Jeruk Bali yang Baik untuk Jantung
- 6 Manfaat Kangkung, Ampuh Melawan Kerusakan Hati
- 5 Bahaya Minum Teh Berlebihan, Bisa Meningkatkan Risiko Serangan Anemia
- Cegah Serangan Anemia dengan Mengonsumsi 5 Makanan Kaya Zat Besi Ini