Jangankan Luna Maya, Saya Ketemu Kak Olga Lebaran Lalu
jpnn.com - JAKARTA - Kisah misterius kematian komedian serba bisa Olga Syahputra hingga saat ini masih tertutup rapat. Walaupun sang manajer, Mak Vera telah membantah keras aritis di bawah naungannya itu meninggal karena mengidap HIV/Aids.
"Aku ketemu terakhir kak Olga pas Lebaran (tahun lalu) di Singapura," kata Rena, anak keenam Syahputra bersaudara saat ditemui JPNN di Jakarta.
Adik mendiang yang masih belia ini juga terlihat takut untuk banyak bersuara. Dia hanya mengatakan bahwa kakaknya seorang yang baik.
"Aku enggak pernah ngobrol lagi sama kakak pas terakhir ketemu itu," kata siswi Sekolah Menengah Pertama Swasta Islam di Kelapa Gading, Jakarta Utara itu.
Saat ditemui, Rena ditemani oleh beberapa temannya untuk melaksanakan sholat di Masjid Nurul Islam, samping rumahnya di bilangan Duren Sawit. Sikap tertutup Rena ini semakin menguatkan masih bungkamnya keluarga terkait penyebab kematian Olga.
Sebelumnya, sejumlah kawan mendiang seperti Luna Maya dan Jessica Iskandar mengaku kesulitan mencari keberadaan Olga yang dirawat di RS Mount Elizabeth di Singapura. Pihak keluarga dan manajernya, Mak Vera terus menghalangi sahabat dekat Olga untuk menjenguknya.
Alhasil, dua wanita cantik itu bertemu saat tubuh sang komedian sudah tak bernyawa. Mereka hanya melayat di rumah orang tua mendiang dan ikut menguburkan di TPU Malaka, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (28/3) lalu. (mg3/jpnn)
JAKARTA - Kisah misterius kematian komedian serba bisa Olga Syahputra hingga saat ini masih tertutup rapat. Walaupun sang manajer, Mak Vera telah
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- KPK Geledah Rumah Hasto, Ronny PDIP: Tidak Ditemukan Bukti Signifikan
- Kelulusan PPPK Guru Tahap 1 Lamsel Belum Diumumkan, BKN Angkat Bicara
- Mendagri Todong 50 Kepala Daerah dengan Formasi PPPK 2024 Terendah, Hasilnya Alhamdulillah
- 99 Virtual Race Tingkatkan Pengalaman dan Kualitas Lomba Lari di 2025
- Ketua Fraksi PKS: Penurunan Biaya Haji Kado Manis untuk Jemaah di Awal 2025
- Sekjen PKS Habib Aboe: Layanan Haji Harus Berkelas