Janu Berkomitmen untuk Loyal
Sabtu, 07 Mei 2011 – 17:17 WIB
MALANG - Ujian berat sedang dihadapi penggawa Arema. Ini terkait dengan gonjang-ganjing yang terjadi di tubuh manajemen PT Arema Indonesia. Kepastian pembayaran gaji mereka selama 2,5 bulan senilai Rp 2,7 miliar (dengan asumsi Rp 1,1 miliar per bulan) semakin tak jelas. Sementara manajemen seolah sudah "lempar handuk" dengan menawarkan pengelolaan kepada pihak lain. "Latihan saja sampai kompetisi habis. Kita tahu ada problem, kita jalan saja. Sekarang kami mau ke Korea, nanti balik dari Korea bisa ada libur latihan satu minggu dan baru ada sepuluh hari latihan (jelang kembali berlaga di ISL)," ucap Janu usai memimpin latihan di lapangan Abdulrachman Saleh, Pakis, kemarin pagi (6/5).
Meski masalah mendera begitu pelik, komitmen untuk tetap loyal hingga akhir musim telah ditegaskan oleh pelatih Arema Miroslav Janu. Pelatih asal Republik Ceska tersebut menyatakan semua pemain tetap akan menjalankan tugasnya sampai berakhir kompetisi atau sampai masa kontrak mereka di Arema berakhir yakni pertengahan Juni.
Baca Juga:
Miroslav Janu menegaskan, dengan kondisi apapun, dirinya tetap komitmen akan mendampingi Ahmad Bustomi dan kawan-kawan sampai akhir musim Indonesia Super League (ISL) ini. Meski berat, dia menyatakan tidak akan meninggalkan Arema di tengah kompetisi sedang berjalan.
Baca Juga:
MALANG - Ujian berat sedang dihadapi penggawa Arema. Ini terkait dengan gonjang-ganjing yang terjadi di tubuh manajemen PT Arema Indonesia. Kepastian
BERITA TERKAIT
- Jadwal MotoGP 2025: Melintasi 18 Negara, Termasuk Indonesia
- Persib, Persija, dan Persebaya Wajib Mewaspadai Dewa United
- Cetak Rekor Luar Biasa, Alex Martins Top Scorer Liga 1
- Ole Romeny Bisa Dimainkan di Kualifikasi Piala Dunia 2026?
- Fisioterapis Era Shin Tae Yong Balik ke Timnas Indonesia, Ini Alasannya
- Kota Impian Wahana Menantang Petrokimia di Final Kejurnas Voli U-16 2025