Jaringan Prostitusi Lintas Provinsi Dibongkar Polisi

Jaringan Prostitusi Lintas Provinsi Dibongkar Polisi
Jaringan Prostitusi Lintas Provinsi Dibongkar Polisi

Perwira dengan dua melati di pundaknya ini menjelaskan jika sudah menemukan tempat, maka tugas Agus adalah mengantarkan para PSK-nya untuk menemui pelanggannya itu.
Dari jasanya ini, dia memperoleh uang Rp 200 ribu dari jumlah uang Rp 700 ribu yang dibayarkan pelanggan.

Shinto menjelaskan setelah dilakukan penyelidikan, ternyata prostitusi yang dijalankan Agus ini termasuk jaringan lintas provinsi.

Sebab selain di Surabaya, mereka juga menjalankan aksinya di Semarang, Jakarta hingga Bali.

“Berdasarkan pengakuan tersangka, jaringan ini sudah beroperasi sejak delapan bulan lalu,” tegasnya.

Saat diperiksa, Agus membantah jika dia dan tiga anak buahnya dari Makassar datang ke Surabaya untuk beraksi. Sebab keempatnya datang ke Kota Pahlawan hanya untuk liburan.

Namun saat itu, kebetulan ada seorang pelanggan yang kebetulan berada di Surabaya dan memesan layanan dari salah satu anak buahnya.

“Ya karena tidak ingin mengecewakan pelanggan, saya menuruti permintaannya. Anak buah saya juga setuju,” jelasnya.

Selain ketiga PSK dan seorang mucikari, polisi mengamankan sejumlah barang bukti yakni satu lembar bill hotel, uang tunai Rp 400 ribu serta dua buah kondom.

JPNN.com – Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya kembali membongkar jaringan prostitusi online.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News