Jasad Pemuda Tergeletak di Dago Bandung, Penuh Luka, Ternyata
Ulung menyampaikan, pemicu peristiwa penganiayaan hingga berujung kematian itu lantaran saling ejek.
Menurut keterangan tersangka, kata Ulung, korban bersama rekannya melintas di depan kumpulan pelaku.
Saat itu, kedua belah pihak pun terlibat saling ejek. Akhirnya, para tersangka mengejar korban dan kawan-kawannya. Korban lalu terjatuh dari motor. Penganiayaan pun tak terelakkan.
“Korban meninggal dunia setelah mendapat penganiayaan dengan tangan kosong, batu hingga kayu,” kata Ulung.
Ulung menyampaikan, polisi kini tengah memburu pelaku lainnya yang melarikan diri ke beberapa daerah Jawa Barat.
“Sekarang yang tertangkap baru dua orang, kami melakukan penyelidikan untuk menangkap pelaku lainnya,” kata Ulung.
“(Tersangka lain) kabur ke wilayah Jawa Barat,” tandasnya.
Dua tersangka yang telah tertangkap mendapat ancaman hukum kurungan maksimal 15 tahun penjara, terkena pasal 80 Ayat 3 Jo 36c UU Nomor 35/2014 tentang Perubahan atas UU Nomor 23/2002 tentang Perlindungan Anak, dan pasal 170 ayat 2 KUHP. (muh/radarbandung)
Polisi mengungkap kasus penemuan jenazah SS di wilayah Dago, Kota Bandung, yang mencuat 1 November lalu.
Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti
- AKP Dadang Iskandar Pembunuh Kasat Reskrim Polres Solok Selatan Terancam Dihukum Mati
- Markas Judol di Leuwipanjang Bandung Digerebek, Berkamuflase jadi Toko Pakaian
- Detik-Detik Tabung Gas Meledak di Bandung, Terdengar seperti Bom, Toko Hancur
- Terungkap! Wanita Tewas di Pekanbaru Ternyata Dibunuh Suami Siri, Nih Pelakunya
- Biadabnya Pelaku Perkosaan-Pembunuhan Anak di Banyuwangi
- Tragis! Ibu dan Anak di Surabaya Tewas Gegara Warisan, Kejadiannya Mengerikan