Jawab Pengkritik, Jubir Relawan Perubahan: Anies Sosok yang Mengedepankan Politik Kolaborasi

Dia mengatakan pihaknya ke depan terus mengampanyekan strategi politik kolaborasi yang mampu merangkul semua kalangan untuk menciptakan demokrasi yang damai dan kondusif.
"Jadi, tak masalah bagi siapa pun untuk tidak suka kepada Mas Anies, tetapi kami akan selalu mengajak siapa pun untuk berdiskusi, bersama-sama membangun gerakan-gerakan yang kontributif membawa perubahan," kata dia.
Sebelumnya, Bacapres 2024 Anies Baswedan mengatakan setiap calon yang bersaing di kontestasi politik akan selalu memiliki identitas, sehingga praktik itu tak bisa dihindari.
"Politik identitas itu adalah sesuatu yang tak terhindarkan. Misalnya, calon yang bersaing itu laki-laki dan perempuan, maka di situ ada identitas gender," ucap Anies di Hotel Shangri-La Surabaya, Jumat (17/3) malam.
Dalam forum diskusi dengan pemimpin dan kepala redaksi media massa yang diselenggarakan Partai NasDem itu, Anies juga menyebut politik identitas bisa terjadi bila ada dua calon yang berbeda suku.
Anies menilai, pada situasi tersebut pendukung kedua kubu bisa berkutat dengan isu perbedaan suku. Ia pun menilai hal tersebut lumrah terjadi di pemilu.
Anies pun mengisahkan soal Pilkada DKI 2017 yang ia sebut persaingan antar pasangan calon dengan latar belakang beda agama.
Anies berpasangan dengan Sandiaga Uno melawan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang berpasangan dengan Djarot Saiful Hidayat.
Jubir Relawan Perubahan Indra Kusumah menyebut rekam jejak Anies Baswedan sudah jelas sebagai sosok yang merangkul semua seperti ketika menjadi gubernur DKI.
- Ikuti Jejak Anies, Pramono Gratiskan Pajak Rumah dengan NJOP di Bawah Rp 2 Miliar
- Fajar Alfian Minta Maaf Atas Ucapannya kepada Simpatisan Anies
- Tom Lembong Jalani Sidang Perdana, Istri Hingga Anies Memberikan Dukungan
- Gerakan Rakyat Bakal Jadi Parpol, Lalu Dukung Anies, Pengamat Ungkap Indikasinya
- Pram-Rano Buka Kemungkinan Lanjutkan Pembangunan ITF Sunter yang Digagas Anies
- Di Kongres ke VI Demokrat, AHY Kenang Ditinggal Koalisi Perubahan