JB Hi-Fi Minta Maaf Larang Pemuda Down Syndrome Masuk ke Toko

Salah satu jaringan toko elektronik besar Australia JB Hi-Fi meminta maaf atas sebuah insiden dimana seorang pemuda down syndrome ditolak untuk masuk ke salah satu toko mereka di ibukota Queensland, Brisbane.
Victoria Milne menulis di akun Facebooknya bahwa adiknya James dilarang masuk ke toko setelah petugas keamanan mengatakan adiknya masuk dalam daftar orang yang dilarang.
"Saya belum pernah semarah ini dalam hidup saya." katanya. "Hari ini JB Hi-Fi Mt Ommaney ketika ayah dan adik saya hendak masuk ke toko itu, petugas keamanan dengan cepat berdiri di depan adik saya dan mengatakan dia tidak boleh masuk."
"Ayah saya bingung, mengapa tidak boleh? Dan petugas keamanan mengatakan dia memiliki foto adik saya dan dia tidak diijnkan masuk."
"Ayah saya minta untuk bertemu dengan manajer, dan ketika manajer sedang dipanggil, petugas keamanan itu melihat ke hpnya untuk menunjukkan gambar yang dikira adik saya." tulis Milne.
"Ketika ayah dan manajer itu melihat foto seorang pemuda kulit putih yang juga down syndrome, ayah saya mengatakan bahwa itu buka James, dan manajer itu mengatakan 'semua mereka mirip."
Victoria Milne menulis di Facebook bahwa adiknya James dilarang masuk ke toko JB Hi-Fi.(Facebook: Victoria Milne)
Asosiasi Down Syndrome Queensland (QDSA) mengecam tindakan toko tersebut,
Salah satu jaringan toko elektronik besar Australia JB Hi-Fi meminta maaf atas sebuah insiden dimana seorang pemuda down syndrome ditolak untuk masuk
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana