Jejak Hitam Penasihat Danantara Thaksin Shinawatra: Korupsi Kebijakan hingga Kasus Pidana

Jejak Hitam Penasihat Danantara Thaksin Shinawatra: Korupsi Kebijakan hingga Kasus Pidana
Mantan PM Thailand Thaksin Shinawatra. Foto: AFP

Pada 2001, skor Indeks Persepsi Korupsi (CPI) Thailand adalah 3,2 (peringkat 61), sedangkan pada 2005, CPI adalah 3,8 (peringkat 59).

Studi indikator tata kelola oleh Bank Dunia memberikan Thailand skor yang lebih rendah dalam hal "pengendalian korupsi" dari 2002 hingga 2005 di bawah Thaksin jika dibandingkan dengan pemerintahan yang dipimpin Demokrat pada 1998–2000.

Kasus Exim Bank

Pada 2019, Thaksin dijatuhi hukuman Mahkamah Agung Thailand secara in absentia atas konflik kepentingannya dalam kasus pinjaman Exim Bank.

Kasus ini melibatkan pinjaman sebesar 4 miliar baht atay sekitar Rp 1,9 triliun untuk pemerintah Myanmar pada 2004.

Pengadilan memutuskan bahwa Thaksin memiliki konflik kepentingan ketika memerintahkan Exim Bank Thailand untuk meminjamkan 4 miliar baht ke pemerintah Myanmar, dengan bunga di bawah standar.

Hal itu semata-mata agar Myanmar membeli produk dari Shin Satellite Plc, perusahaan milik keluarga Shinawatra.

Narapidana

Dewan Penasihat Danantara, Thaksin disorot karena memiliki sejumlah kasus dan kontroversi usai menjabat sebagai Perdana Menteri Thailand.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News