Jelang MotoGP San Marino, Rossi Tolak Jabat Tangan Marquez

jpnn.com, MISANO - Valentino Rossi bikin heboh jumpa pers jelang MotoGP San Marino, Kamis (6/9). Duduk di samping Marc Marquez, Rossi menggelengkan kepala dan menolak berjabat tangan dengan Marquez.
Dalam sesi tersebut, wartawan bertanya ke Rossi, apakah dia mendengar kabar bahwa Marquez pengin meminta maaf (lagi) soal insiden di MotoGP Argentina.
"Ya saya mendengar, tapi saya pikir itu aneh, karena kenyataannya kami tidak punya masalah. Saya tidak tahu apa yang membuat kami harus berdamai karena tidak ada masalah. Buat saya itu sudah selesai," kata Marquez seperti dikutip dari Motorsport.
Setelah Rossi mengatakan hal itu, giliran Marquez merespons.
"Buat saya itu terdengar bagus. Dan tentu saja tidak masalah untuk berjabat tangan," kata Marquez sambil mengulurkan tangannya ke arah Rossi.
Namun, Rossi menyambut dengan menggelengkan kepala, ogah berjabat tangan.
"Seperti itu. Apa lagi yang bisa saya katakan. Ini sudah kedua kalinya (Rossi menolak maaf Marquez sejak di Argentina). Ok tidak masalah. Saya tetap akan membalap," tutur Marquez.
Rossi pun kemudian cepat memberi tanggapan. "Kami tidak perlu berjabat tangan. Kami baik-baik saja. Saya dan Marquez tidak punya masalah," pungkas Rossi. (adk/jpnn)
Rossi menolak bersalaman dengan Marquez di depan wartawan yang hadir di jumpa pers jelang MotoGP San Marino.
Redaktur & Reporter : Adek
- MotoGP 2025: Perasaan Campur Aduk Ducati Melihat Performa Marquez dan Bagnaia
- Inilah Tersangka Kekacauan Start Race MotoGP Amerika
- Penyebab Marc Marquez Kecelakaan di Race MotoGP Amerika
- Race MotoGP Amerika: Marc Marquez Celaka, Pecco Juara
- Kesaksian Pecco soal Gaya Marquez di Sprint MotoGP Amerika
- MotoGP Amerika 2025: Menang Sprint Race, Marc Marquez tak Merasa Aman