Jelang Pilgub Jatim, Polisi Mulai Intai Medsos

Karena itu, sistem tersebut dianggap Iqbal sebagai cara yang paling efektif.
Apalagi, menurut dia, iklim pertarungan politik di Surabaya tidak akan sepanas Jakarta.
''Beda wilayah, beda karakter, beda juga penanganannya,'' tegasnya.
Pasca penentuan pasangan calon gubernur yang akan bertarung, Iqbal rencananya berkoordinasi dengan semua tim sukses calon gubernur.
Dia ingin melakukan antisipasi lebih awal sebelum timses diturunkan hingga ke level kelurahan.
Secara terpisah, Kabidhumas Polda Jatim Kombespol Frans Barung Mangera menegaskan, dari 1.400 akun yang ditutup, tidak ada satu akun pun yang ''bermukim'' di Jatim.
''Mereka samarkan IP address, adanya di luar Jawa,'' ungkapnya.
Karena itu, Polda Jatim akan memfokuskan diri untuk berpatroli 24 jam nonstop di dunia maya.
Polrestabes Surabaya akan patroli intai dunia maya 24 jam jelang pilgub
- Tim Hukum Khofifah - Emil Bergembira Atas Putusan MK Soal Sengketa Pilgub Jatim 2024
- Fakta-Fakta Kecelakaan Mercy di Kenjeran Surabaya, Pengemudi Mabuk, 1 Korban Tewas
- Pertebal Dukungan ke Luluk-Lukman, Sukarelawan Cantiq Surabaya Gelar Konvoi
- Ingin Pembangunan Jatim Dilanjutkan, Kaesang Dukung Khofifah-Emil
- Relasi Siap Menangkan Wahyu-Ali dan Khofifah-Emil di Kota Malang
- Hasto Klaim Program Infrastruktur Risma-Gus Hans yang Dibutuhkan Warga Jatim