Jelang PSBB Surabaya, Herlina Ungkap Data Mengejutkan

"Bisa saja itu didistribusikan untuk pendatang yang menetap di Surabaya," ujar politikus Partai Demokrat ini.
Herlina juga menekankan Pemkot Surabaya untuk lebih intens berkoordinasi dengan RT dan RW agar warga setempat yang belum terdata atau belum mendapat bantuan pangan bisa segera melapor.
"Pada prinsipnya pemkot dalam kondisi seperti apa pun selalu hadir di tengah-tengah masyarakat," katanya.
Meski demikian, Herlina mengapresiasi langkah Pemprov Jatim dan Pemkot Surabaya berkoordinasi untuk mengusulkan pemberlakukan PSBB ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.
Ia mengingatkan Pemkot Surabaya harus bersiap diri jika pada saat pemberlakuan PSBB bakal terjadi lonjakan kasus positif COVID-19 yang lebih besar dari saat ini.
Hal ini dikarenakan akan ada kecenderungan terungkapnya warga Surabaya yang positif COVID-19.
"Mudah-mudahan puncak pandemi di Surabaya ini akan dapat segera terlewati dengan baik dan penanganan dilakukan secara terbaik," katanya.
Sebelumnya Koordinator Protokol Komunikasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Surabaya M. Fikser mengatakan bahwa Pemkot Surabaya masih menunggu Peraturan Gubernur (Pergub) Jatim terkait dengan mekanisme pemberlakuan PSBB di Surabaya.
Menunggu persetujuan pemberlakukan PSBB Surabaya, harus mulai dipastikan kebutuhan warga terutama MBR bisa tercukupi, di tengah pandemic virus corona COVID-19.
- Satpol PP Surabaya Temukan 2 RHU Jual Miras saat Ramadan
- KAI Daop 8 Tes Narkoba Kepada 100 Pekerja, Ini Hasilnya
- Info Penting, Masyarakat Surabaya Harap Lakukan Ini Sebelum Mudik Lebaran 2025
- Kementerian PKP Groundbreaking Pembangunan 500 Rumah Gratis Adaro untuk MBR
- Inilah Hasil Drawing Barati Cup International East Java 2025
- Ada Seleksi PPPK 2024, Bukan Berarti Jumlah Guru Bertambah