Jelang PSBB Transisi, Pertambahan Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Masih Tertinggi

jpnn.com, JAKARTA - DKI Jakarta masih menjadi provinsi dengan pertambahan kasus positif Covid-19 terbanyak di Indonesia pada Minggu (11/10) ini.
Mengacu data pemerintah yang dikirimkan tim komunikasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), pertambahan kasus positif di DKI Jakarta sebanyak 1.389 orang.
Diketahui, angka tertinggi ini muncul sehari sebelum diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi di DKI Jakarta. Tercatat, kebijakan tersebut berlaku dari 12 Oktober sampai 25 Oktober 2020.
Atas pertambahan kasus itu, kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta menjadi 86.963. Jumlah itu juga menjadi yang tertinggi dibandingkan provinsi lain terkait total kasus positif Covid-19.
Setelah DKI Jakarta, pertambahan kasus positif Covid-19 di Indonesia banyak juga disumbang dari Sumatra Barat. Provinsi dengan ibu kota Padang itu mencatat pertambahan kasus 350.
Berturut-turut setelah itu, pertambahan kasus di Indonesia banyak disumbang Jawa Tengah (318 kasus), Riau (310 kasus), dan Jawa Timur (269 kasus).
Secara akumulatif, pertambahan kasus positif Covid-19 di Indonesia pada Minggu ini sebanyak 4.497. Atas pertambahan itu, total kasus positif Covid-19 di Indonesia menjadi 333.449.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, PSBB Masa Transisi berlangsung selama dua pekan pada 12-25 Oktober 2020.
Anies akan menerapkan PSBB Transisi. Namun, pertambahan kasus Covid-19 di DKI Jakarta masih tertinggi dibandingkan provinsi lain.
- Muhammadiyah Jakarta Minta Izin kepada Pramono Terkait Pembangunan Universitas
- Pram-Rano Cairkan Bansos Rp 900 Ribu untuk Penerima KLJ, KAJ, dan KPDJ
- Damkar DKI Tangani 6.800 Kasus Lainnya di 2024, 4 Kali Lipat Melebihi Kebakaran
- 43 Tahun Sarana Jaya: Mengukir Prestasi dengan Kinerja Positif
- Cegah Hujan Deras, Modifikasi Cuaca di Jakarta Bakal Dipercepat
- BPJS Ketenagakerjaan Dorong Peningkatan Budaya K3 di Lingkungan Kerja Perusahaan