Jelang Sidang, Bonaran Mantapkan Tim Pengacara

jpnn.com - JAKARTA - Bupati Tapanuli Tengah, Raja Bonaran Situmeang tampaknya tidak mau gegabah menentukan nama-nama yang akan ditunjuk menjadi anggota tim pengacaranya saat persidangan di pengadilan tipikor, Jakarta, yang akan digelar dalam waktu dekat.
Hingga kemarin (30/1), Bonaran masih terus berkoordinasi dengan anggota tim pengacaranya yang sudah siap bergabung, untuk mencari nama-nama pengacara beken yang akan diajak bergabung.
"Kita terus berkoordinasi dengan Pak Bonaran untuk menyiapkan siapa saja yang akan bergabung," ujar tim pengacara Bonaran, Wilfrid Sihombing, kepada JPNN.
Empat orang pengacara yang dipercaya Bonaran untuk menyiapkan tim pengacara, selain Wilfrid, adalah Charles Hutagalung, Eben Ezer Sitorus, dan Amor Tampubolon.
Pengacara senior Tommy Sihotang yang diawal kasus Bonaran ikut menjadi kuasa hukum, belum dipastikan ikut gabung dalam persidangan di pengadilan tipikor.
"Pak Tommy Sihotang belum pasti, ini masih terus kita koordinasikan dengan Pak Bonaran," lanjut Wilfrid.
Pesan dari Bonaran, agar Wilfrid dan tiga rekannya yang lain mencari pengacara yang kiranya mampu memberikan pembelaan di pengadilan.
Tim pengacara Bonaran juga mulai mempersiapkan saksi-saksi yang meringankan. Hanya saja, belum dipastikan berapa jumlah saksi yang akan dibawa ke persidangan nanti.
JAKARTA - Bupati Tapanuli Tengah, Raja Bonaran Situmeang tampaknya tidak mau gegabah menentukan nama-nama yang akan ditunjuk menjadi anggota tim
- Begitu Pensiun, PPPK Tidak Mendapatkan Apa Pun
- Marak PHK, Wamenaker: Masih Banyak Lapangan Kerja
- Bank Mega & IHH Healthcare Singapura Bersinergi Beri Layanan Kesehatan bagi Nasabah MegaFirst
- Bamus Betawi Berpartisipasi dalam Kegiatan Internasional Malaysia Madani
- Level Up Peradi: UU Desain Industri Sudah Kedaluwarsa, Harus Direvisi
- Soal Polemik THR Mitra, Pakar: Tuntutan Populis yang Kontradiktif dengan Regulasi