Jembatan Era Soeharto Jadi Alternatif
Minggu, 27 November 2011 – 12:32 WIB

Jembatan Era Soeharto Jadi Alternatif
Saat acara jalan Sehat Kaltim Post (Group JPNN) di Tenggarong awal 2010 mengambil start dan finish di sekitar Jembatan KUkar. Sulaiman Gafur, yang saat itu menjadi penjabat Bupati Kukar, sempat membandingkan Jembatan Mahakam di Samarinda dengan Jembatan Kartanegara di Tenggarong.
Sulaiman Gafur memuji posisi tiang Jembatan Kartanegara yang satu sama lain berjauhan, sehingga tidak menyulitkan kapal-kapal besar melintas. Beda dengan Jembatan Mahakam, kata Sulaiman, yang tiang-tiang penyangganya berdekatan sehingga rentan ditabrak kapal.
Ternyata, fakta berbicara lain. Meski sudah sering ditabrak ponton, Jembatan Mahakam hingga saat ini masih tetap berdiri kokoh. Sementara Jembatan Kartanegara tak pernah sekalipun disenggol ponton, ternyata runtuh juga pada Sabtu (26/11), di usianya yang masih muda.
Hal ini juga yang menjadi pertanyaan besar. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah menginstruksikan segera lakukan investigasi penyebab runtuhnya jembatan. Sedangkan Menteri PU Djoko Kirmanto, selain menyebut kejadian ini langka, juga berjanji akan mengirimkan tim investigasi khusus.
JAKARTA--Ambruknya jembatan Kutai Kertanegera (Kukar) yang menghubungkan Tenggarong dengan Kecamatan Tenggarong Seberang, berdampak pada arus lalu
BERITA TERKAIT
- Perjalanan 18 Kereta Api Terlambat Akibat Genangan Air di Batang
- Dapat Remisi Lebaran, 6 Narapidana Rutan Makassar Langsung Bebas
- Pasar Murah di Kalteng: Gubernur Agustiar Menggratiskan 140 Ribu Paket Sembako
- Kabar Gembira untuk PNS dan PPPK, Tuntas Sebelum Khatib Salat Idulfitri Naik Mimbar
- H-3 Lebaran, Volume Kendaraan di GT Cileunyi Bandung Meningkat Drastis
- Ada Genangan Air di Batang, Kereta Api Gumarang Terhenti di Semarang Hampir 2 Jam