Jembatan Kalikuto Belum Kelar saat Puncak Arus Mudik

Terobosan lain untuk mengantisipasi kemacetan berupa jalur khusus evakuasi. Dia menuturkan, di setiap ruas jalan tol diupayakan untuk ada jalur khusus evakuasi yang diperuntukkan bagi ambulans dan kepentingan mendesak lainnya. ”Mobil ambulans bila ingin menjemput orang yang sakit saat mudik bisa lebih mudah,” ungkapnya.
Korlantas telah memprediksi jumlah kendaraan yang akan mudik saat lebaran. Menurutnya, kemungkinan besar 45 ribu kendaraan akan mudik dari Jakarta menuju daerah. ”Yang pasti, harus terbagi antara jalan tol dengan jalan biasa,” paparnya.
Menurutnya, yang juga menjadi masalah adalah bottleneck d jalur- jalur yang dilewati pemudik. Kondisi itu harus diantisipasi petugas secepatnya. ”Saya telah instruksikan tidak boleh ada bottle neck atau penyempitan jalan di jalur mudik,” terangnya.
Pasar tumpah dan sebagainya, lanjutnya, harus bersih saat arus mudik dimulai. Dia mengatakan, jangan sampai kemacetan parah terjadi karena bottleneck. ”Gak boleh ada ini penyempitan jalan,” ungkapnya.
Langkah lainnya untuk membantu para pemudik adalah penyiapan rest area yang memiliki fasilitas penyediaan bahan bakar. Dia menegaskan bahwa diupayakan di setiap rest area itu ada mobil bahan bakar siap keliling. ”Berupaya membantu pengemudi yang kehabisan bahan bakar,” jelasnya. (idr)
Jembatan Kalikuto diperkirakan belum kelar saat masa puncak arus mudik, diprediksi menjadi salah satu titik kemacetan.
Redaktur & Reporter : Soetomo
- Arus Mudik & Balik Lebaran 2025, Jumlah Penumpang Bandara SMB II Palembang Meningkat 4,2 Persen
- ASDP: Arus Balik di Pelabuhan Gilimanuk Mulai Meningkat
- Lonjakan Kendaraan di GT Kalikangkung Saat Arus Balik Lebaran Capai 158 Persen
- Jalur Selatan-Selatan Terhambat, Polda Jateng: Ini Kuasa Tuhan
- Polda Jateng: Lonjakan Arus H+1 hingga H+3 Jadi Anomali Mudik Lebaran 2025
- Arus Mudik-Balik Idulfitri di Jawa Barat Terkendali, Erwan: Macetnya Masih Wajar