Jeminem Tewas Ditebas Suami Sendiri

jpnn.com - CILACAP - Nasib Jeminem, warga Dusun Bulureja RT 6/RW 6 Desa Bantarsari, Kecamatan Bantarsari, Cilacap sungguh tragis. Perempuan 60 tahun itu menjemput ajalnya lantaran dihabisi oleh suaminya sendiri, Zaenudin, Selasa (12/4) sekitar pukul 22.30.
Anak Jeminem, Muntamah (35) mengatakan, mulanya ia mendengar suara teriakan. Mumtamah memang tinggal di sebelah rumah orang tuanya.
Lantaran kaget dan khawatir, Mumtamah lantas bergegas ke rumah Jeminem. Namun, rumah Jeminem ternyata terkunci dari dalam sehingga Mumtamah tak bisa masuk.
Mumtamah tak kehabisan akal. Ia lantas memukul kentongan yang ada di depan rumah untuk meminta bantuan tetangga. Sontak suara kentongan itu berhasil membuat para tetangga berdatangan.
Akhirnya warga sepakat mendobrak pintu rumah Jeminem. Begitu pintu terbuka, warga langsung dikagetkan dengan pemandangan yang ada. Zaenudin yang sudah berusia 60 tahun terlihat menggengam sebilah golok.
Sedangkan Jeminem sudah tergeletak di dalam kamar. Darah mengalir dari tubuhnya.
Dari hasil pemeriksaan dokter, Jeminem meninggal dunia karena mengalami pendarahan hebat. Ada tiga luka tebasan benda tajam pada leher bagian belakang yang masing-masing sedalam kurang lebih tujuh sentimeter. Selain itu juga ada luka sayatan pada bagian muka.
Kapolsek Bantarsari, Iptu Suwarna menjelaskan, Zaenudin diduga mengalami depresi hingga tega menganiaya istri sendiri hingga meninggal dunia. Sebab, pria yang sudah tak muda lagi itu memang sempat beberapa kali dibawa ke rumah sakit jiwa.
- Polres Metro Jakbar Tangkap Preman yang Duduki Lahan di Daan Mogot
- Kedapatan Bawa 22 Paket Sabu-Sabu, Dua Pria Ditangkap
- 3 Polisi di Jepara Terbukti Konsumsi Sabu-sabu, Sanksi Menunggu Mereka
- Bongkar Aktivitas PETI di Kuansing, Polda Riau Tetapkan 4 Tersangka
- Kasus Kematian Darso, AKP Hariyadi Ditahan Polda Jateng
- Ungkap Jaringan Narkoba Antarprovinsi, Polisi Sita 14 Ribu Ekstasi