Jenazah Diambil Satu per Satu dari Badan Pesawat
jpnn.com - JAKARTA - Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayjen Fuad Basya menjelaskan, enam jenazah korban AirAsia QZ8501 yang berhasil dievakuasi kemarin, diambil satu demi satu dari badan peswat.
Penyelam gabungan TNI-AL tidak bisa mengambil sekaligus karena arus laut yang deras. "Setelah itu, enam jenazah tersebut dikumpulkan di KRI Banda Aceh," terangnya.
Selanjutnya, menggunakan heli Bell dan Dolphin, jenazah dibawa ke Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Seperti biasa, jasad dimasukkan peti. "Saat ini posisi enam jenazah itu di Rumah Sakit Imanudin (Pangkalan Bun, Red)," terangnya.
Pengangkatan enam jenazah tersebut bisa dilakukan karena cuaca yang cukup mendukung. Ombak tercatat hanya setinggi 1 hingga 2 meter. Kecepatan angin juga hanya 10 hingga 15 knot. "Tentunya kami berharap bisa menemukan semua jenazah," ujarnya.
Terkait main body pesawat yang ditemukan di Selat Karimata, dia menjelaskan, badan pesawat itu telah dipasangi sling dan 19 lifting bag.
Sayang, badan pesawat belum bisa diangkat karena siang hari arus laut makin deras dan cuaca buruk. "Kalau dipaksakan, akan membahayakan tim," jelasnya. (mia/idr/c10/nw)
JAKARTA - Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayjen Fuad Basya menjelaskan, enam jenazah korban AirAsia QZ8501 yang berhasil dievakuasi kemarin, diambil
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Wahai Honorer, Perhatikan SE BKN agar Penerbitan NIP PPPK 2024 Mulus
- ART Berterima Kasih kepada Presiden yang Mengingatkan TNI-Polri soal Mandat Rakyat
- Eks Jamintel Kejagung RI Jan Maringka Didaulat Jadi Ketua Kawanua Minahasa Tenggara
- 3 Poin Penting dari KemenPANRB soal PPPK Paruh Waktu, Terakhir Bikin Lega
- Berapa Jam Kerja PPPK Paruh Waktu? Simak Penegasan KemenPANRB
- 5 Berita Terpopuler: KemenPAN-RB Loloskan Semua Honorer, tetapi Jangan Menolak PPPK Paruh Waktu, Semoga Masih Ada Harapan