Jenazah Khairunisa Teridentifikasi

jpnn.com - JENAZAH pramugari AirAsia Khairunisa Haidar Fauzi teridentifikasi. Jenazahnya diberi label B004.
Dari data-data medis dan data primer berupa gigi dan sidik jari, tim identifikasi korban bencana (DVI) Polda Jawa Timur memastikan peti berlabel B004 adalah Khairunisa Haidar Fauzi.
Nah, identifikasi juga berhasil dilakukan untuk dua jenazah lainnya. Kepala Bidang Kedokteran Kesehatan Polda Jawa Timur Komisaris Besar Budiyono Polda Jawa Timur, Jumat (2/1) mengatakan, jenazah lain yang teridentifikasi atas nama Grayson Herbert Linaksita. Jenazahnya berlabel B002.
Dan tim DVI Polda Jatim mengidentifikasinya dari data primer berupa gigi dan sidik jari data antemortem. "Tim memutuskan dan tidak terbantahkan yang bersangkutan adalah Grayson Herbert Linaksita," kata Budiyono di Surabaya.
Sedangkan jenazah terakhir yang teridentifikasi adalah Kevin Alexander Soetjipto. Jenazah ini bahkan bisa dikenali saat petugas identifikasi sidik jari Polri menempelkan alat pemindai.
"Begitu ditempelkan di sidik jari langsung keluar nama Kevin," kata Budiyono. Ditambah lagi dengan adanya data sekunder berupa jenis kelamin, usia dan tinggi badan.
Sebelumnya tim identifikasi juga berhasil mengenali satu jenazah penumpang atas nama Hayati Lutfiah Hamid. Dengan begitu saat ini sudah empat penumpang teridentifikasi. Budiyono mengatakan ada beberapa jenazah yang belum dikenali saat ini. (dng/Indopos/jpnn)
JENAZAH pramugari AirAsia Khairunisa Haidar Fauzi teridentifikasi. Jenazahnya diberi label B004. Dari data-data medis dan data primer berupa gigi
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Menhut Beri Kabar Gembira Berkaitan Gunung Rinjani, Pendaki Sebaiknya Menyimak
- Menko Polkam Budi Gunawan Tinjau Arus Balik Idulfitri 2025 di Jawa Timur
- Promo Arus Balik, KAI Beri Diskon 25 Persen untuk Tiket 13 Kereta, Cek Daftarnya
- Dirut PLN IP Apresiasi Ribuan Petugas yang Menjaga Kebutuhan Listrik saat Lebaran
- Kejaksaan Terancam Dilarang Usut Rasuah, Pakar: Senjakala Pemberantasan Korupsi
- Puncak Arus Balik 6 April, KAI Minta Pemudik Berangkat Lebih Awal