Jenderal Andika Minta RSPAD Kirim Tenaga Medis Khusus untuk UNAIR dan BIN

jpnn.com, JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa kembali menggelar teleconference berkala dengan pihak RSPAD Gatot Soebroto untuk penanganan COVID-19.
Kali ini, Jenderal Andika mengarahkan untuk mengirimkan tenaga medis RSPAD Gatot Soebroto ke Sekolah Calon Perwira (Secapa) Bandung untuk terlibat dalam uji klinis anti-COVID-19.?
?
“Rencana akan dikirim berapa orang untuk bergabung dengan tim riset dari UNAIR dan BIN. Karena kami juga sudah punya dari Kesmil dan LAFIAD yang sudah dilibatkan,” kata Jenderal Andika dalam keterangan, Kamis (16/7).?
?
Sementara itu, Kepala RSPAD Gatot Soebroto, Mayjen TNI Bambang Dwi Hasto mengatakan akan mengirimkan tim dokter yang dipimpin oleh Kolonel Wayan spesialis Paru, Yongkie spesialis Paru, dan dua dokter umum. ?
?
Diketahui, tim medis dari Universitas Airlangga yang tergabung dalam uji klinis anti-COVID-19 sebanyak tujuh orang, sedangkan tim medis dari Badan Intelijen Negara (BIN) sebanyak 14 orang.
Dengan adanya dukungan dari TNI AD yang mengirimkan tenaga medis dari RSPAD, Jenderal Andika berharap proses penelitian uji klinis anti COVID-19 dapat mempermudah dan berjalan dengan lancar.? (cuy/jpnn)
KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa berharap tenaga medis dari TNI bisa membantu UNAIR dan BIN untuk uji klinis anti-COVID-19.
Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan
- Kerja Sama TNI-Unud Disorot, Kolonel Agung Bilang Begini
- Dedi Mulyadi Buka Opsi Revisi Kerja Sama dengan TNI AD
- TB Hasanuddin Minta Kerja Sama Pemprov Jabar dan TNI AD Ditangguhkan, Ini Alasannya
- Kerja Sama Dedi Mulyadi & KSAD Dinilai Melanggar UU TNI
- Akademisi Ungkap 2 Tantangan Tata Kelola Intelejen di Indonesia
- Ingin Lebih Dekat dengan Masyarakat Luas, BIN Luncurkan Akun Resmi di Medsos