Jenderal Pembantai Rohingya Masuk Blacklist Amerika
jpnn.com - Amerika Serikat memberi sanksi kepada seorang jenderal Myanmar yang dituduh memimpin kampanye pembersihan etnis terhadap orang-orang Rohingya.
Dia adalah Maung Maung Soe. Jenderal itu termasuk di antara sejumlah tokoh dunia yang masuk daftar hitam oleh Amerika Serikat karena tuduhan hak asasi manusia dan korupsi.
Dalam pernyataannya, Departemen Keuangan AS mengatakan Maung Maung Soe mengawasi operasi militer di Negara Bagian Rakhine dan bertanggung jawab atas pelanggaran hak asasi manusia yang meluas terhadap warga sipil Rohingya.
Krisis di Myanmar telah menyebabkan lebih dari 650.000 orang Rohingya melarikan diri ke negara tetangga Bangladesh sejak Agustus lalu.
Eksodus tersebut dimulai awal tahun ini ketika tentara Myanmar melancarkan operasi kontra-pemberontakan di negara bagian Rakhine utara setelah gerilyawan menyerang pos polisi dan membunuh anggota pasukan keamanan.
Militer Myanmar mengatakan bahwa pihaknya memerangi militan Rohingya dan menyangkal menargetkan warga sipil. (mel/rmol)
Amerika Serikat memberi sanksi kepada seorang jenderal Myanmar yang dituduh memimpin kampanye pembersihan etnis terhadap orang-orang Rohingya
Redaktur & Reporter : Adil
- Dunia Hari Ini: Amerika Serikat Mulai Mendeportasi Imigran Tak Berdokumen
- Trump Sesumbar Bakal Membereskan Perang di Ukraina, Menlu Amerika: Ini Sulit
- Dunia Hari Ini: Donald Trump Sesumbar Telah Memulai Zaman Keemasan Amerika Serikat
- Donald Trump Presiden Amerika, Ini 5 Pernyataan Kontroversialnya di Hari Pertama
- Trump Siapkan Kebijakan untuk Menghukum Kanada & Meksiko, Tunggu 1 Februari!
- Trump Bikin Gebrakan Hari Pertama, Langsung Teken Keppres agar AS Keluar dari WHO