Jepang Belum Putuskan Nasib 1 Juta Ton Limbah Radioaktif di Fukushima

Kapasitas terbatas
Awal pekan ini, TEPCO mengungkap bahwa dinding tanah beku bawah tanahnya -yang diharapkan menjadi pertahanan utama terhadap kontaminasi air tanah -hanya memiliki kapasitas terbatas.
Dinding penghalang sepanjang 1,5 kilometer dirancang agar air tanah tak mengalir ke bangunan reaktor yang rusak akibat bencana.
Dinding tersebut menghabiskan biaya lebih dari $ 300 juta (atau setara Rp 3 triliun) untuk pembangunannya dan menghabiskan biaya $ 10 juta (atau setara Rp 100 miliar) untuk beroperasi.
Masuda mengatakan penting untuk dicatat bahwa kombinasi langkah-langkah perusahaan untuk mencegah kontaminasi berarti situasinya kurang stabil secara keseluruhan.
Jadi, sementara tingkat air yang terkontaminasi masih meningkat - meski pada tingkat yang lebih lambat -Pemerintah Jepang belum menyetujui apa yang harus dilakukan terkait masalah itu.

AP: Daisuke Suzuki
Salah satu pilihan kontroversial termasuk dekontaminasi air sebanyak mungkin dan kemudian secara bertahap melepaskannya ke laut.
Para ahli yang menasihati Pemerintah Jepang telah mendesak pembuangan air secara bertahap ke Samudera Pasifik terdekat.
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana