Jika tak Fair, Effendi Ghozali Hengkang dari Komite Konvensi Demokrat

jpnn.com - JAKARTA - Dosen Komunikasi Politik Universitas Indonesia Effendi Ghozali mengajukan beberapa syarat apabila dijadikan sebagai anggota Komite Konvensi penjaringan calon presiden Partai Demokrat. Ia mengatakan, konvensi partai berlambang segitiga mercy itu harus adil.
"Saya ingin ada partai yang mengadakan konvensi dengan benar dan fair," ujar Effendi dalam sebuah diskusi di kantor Formappi, Jakarta, Minggu (4/8).
Effendi menambahkan, jika nantinya dia menjadi komite konvensi dan melihat konvensi kurang fair, dia akan meninggalkan komite konvensi. "Saya buat tertulis," ucapnya.
Ia menjelaskan, karena mencari presiden untuk rakyat seharusnya calon presiden tidak ditentukan oleh Demokrat tapi rakyat. "Usulan saya diterima. Tidak ada lagi internal Demokrat. Mudah-mudahan tidak berubah," kata Effendi.
Dalam konvensi, Partai Demokrat akan menggunakan lembaga survei. Effendi meminta dalam penentuan pemenang konvensi dilibatkan lembaga survei di kampus. "Usulan itu diterima," ujarnya. (gil/jpnn)
JAKARTA - Dosen Komunikasi Politik Universitas Indonesia Effendi Ghozali mengajukan beberapa syarat apabila dijadikan sebagai anggota Komite Konvensi
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- KPJ Healthcare Malaysia Tawarkan Wisata Medis Berkualitas Bagi Pasien Indonesia
- Jelang Seleksi Kompetensi PPPK Tahap 2, Honorer Satpol PP Ajukan 5 Tuntutan, Poin 4 & 5 Menohok
- Tanggapi Kisruh Grup Musik Sukatani, DPR: Kapolda Tidak Bisa Lepas Tanggung Jawab
- Kapolri Jenderal Listyo Tegaskan TNI-Polri tetap Solid Pascainsiden di Mapolres Tarakan
- Wamen Viva Yoga Ajak Perguruan Tinggi Berkolaborasi Membangun Kawasan Transmigrasi
- Komisi V DPR: Langkah Kemendes Pecat Pendamping Desa karena Maju Caleg Tidak Berdasar