Jilat SBY, Dukung Ical
Minggu, 27 September 2009 – 08:21 WIB

Triplpe A- Calon Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie dan pedukungnya, Agung Laksono, Akbar Tandjung, saat menghadiri penutupan Munas Kosgoro, Sabtu malam (26 Sept 2009) di Jakarta. Dalam Mukernas Kosgoro tersebut memutuskan menudukung Ical, untuk maju sebagai ketua umum Partai Golkar mendatang. Foto: Mustafa Ramli/Jawa Pos
JAKARTA- Salah satu organisasi pendiri Partai Golkar, Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) 1957, menyatakan dukungan pada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono. Kosgoro juga mendeklarasikan dukungan bagi calon ketua umum Aburizal Bakrie dalam musyawarah nasional Partai Golkar di Pekanbaru 4-9 Oktober mendatang. Menurut dia, Kosgoro akan mendukung pemerintah secara obyektif, konsisten, dan proporsional. Jika ada kebijakan pemerintah yang tidak populer dan tidak berpihak kepada rakyat, Kosgoro juga akan memberikan koreksi dan kritik untuk mencari solusi bukan ingin menjatuhkan partai pemerintah. "Kosgoro tegas dalam prinsip namun luwes dalam penampilan," papar ketua DPR 2004-2009 ini.
Ketua Pengurus Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957 Agung Laksono mengatakan, meski Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla tidak lagi menjadi wakil presiden, Kosgoro akan tetap mendukung pemerintah hasil pemilu presiden yang dimenangkan pasangan SBY-Boediono.
Baca Juga:
"Dukungan Kosgoro 1957 terhadap pemerintah bukan dukungan yang membabi-buta yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, tapi dukungan kritis dengan berbagai pertimbangan," ujar Agung dalam pembukaan Musyawarah Kerja Nasional I Kosgoro 1957 di Jakarta Jumat (25/9).
Baca Juga:
JAKARTA- Salah satu organisasi pendiri Partai Golkar, Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) 1957, menyatakan dukungan pada Presiden
BERITA TERKAIT
- Soal Kebijakan Tarif Trump, Prabowo dan Pemimpin ASEAN Atur Strategi
- Peluang Pertemuan Mega-Prabowo Masih 50:50, Ray Rangkuti Singgung Hasrat Puan dan Dasco
- HNW Usulkan ke Prabowo Terbitkan Keppres yang Tetapkan 3 April sebagai Hari NKRI
- Surya Paloh: Kenapa Kami Tidak Ada di Kabinet Rezim Prabowo?
- Keponakan Jadi Komisaris di BUMN, Surya Paloh Bilang Begini
- Ini Respons Dasco atas Kebijakan Trump soal Tarif Impor