JK dan Petinggi Bank Dunia Mengevaluasi Perkembangan Ekonomi
Rabu, 21 Maret 2018 – 07:07 WIB

Wapres Jusuf Kalla. Foto: Ist/dok.JPNN.com
Karena itu, ada dua hal yang harus dilakukan. Pertama, bank harus memperbaiki sistem. Kedua, polisi harus menangkap pelaku kejahatan tersebut. Berdasar data yang diperoleh, Wapres mengatakan pembobolan melalui skimming ATM ini tidak hanya terjadi di Indonesia.
“Ada 62 bank, bukan hanya di Indonesia tapi juga di luar negeri,” pungkasnya.(boy/jpnn)
Wapres Jusuf Kalla mengatakan World Bank sangat memahami adanya kelemahan teknologi dan informasi yang ada. JK menegaskan ATM skimming sangat meresahkan.
Redaktur & Reporter : Boy
BERITA TERKAIT
- Transformasi Digital sebagai Pilar Ketahanan Ekonomi di Era Perang Dagang Global
- Analis Sebut Kans Ekonomi Indonesia Alami Perkembangan Progresif
- Waspada! Prediksi Kebijakan Donald Trump Bisa Picu Resesi di Indonesia
- Momen Lebaran, Gubernur Harum Beri 3 THR Spesial Untuk Rakyat Kaltim
- Kaya Susah
- Media Asing Sorot Danantara, Dinilai Serius soal Profesionalitas