JLNT Antasari-Blok M Diujicoba Pekan Depan
Kamis, 10 Januari 2013 – 06:06 WIB
Kendati demikian, kata Heru, DPU DKI Jakarta belum bisa memastikan jadwal peresmian JLNT itu. Sebab masih menunggu kebijakan dari Gubernur Joko Widodo (Jokowi). Seperti diketahui, JLNT Antasari-Blok M dikerjakan dalam lima paket. Pasar Cipete sepanjang 1.170 meter, Cipete Utara sepanjang 805 meter, Taman Brawijaya 800 meter, Prapanca 628 meter, dan lapangan Mabak sepanjang 1.391 meter. Total tiang atau kolom sepanjang JLNT sebanyak 108 pier, dengan total panjang 5.110 meter.
Pembangunan JLNT merupakan salah satu strategi Pemprov DKI dalam mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta, terutama agar simpul-simpul atau crossing yang ada di sepanjang Jalan Antasari dan Jalan Prapanca menuju ke Blok M ini, dapat teratasi. Sebab, arus kendaraan akan dipecah dua, melalui JLNT dan jalan eksisting di bawahnya.
Bahkan JLNT ini juga bisa menjadi alternatif bagi pengguna kendaraan yang biasa melalui Jalan Fatmawati. Selain itu, keberadaan JLNT juga menjadi solusi terhadap kondisi kemacetan lalu lintas sebagai dampak pembangunan konstruksi Mass Rapid Transit (MRT) di tahun 2013.
Heru juga menambahkan, pembayaran pembebasan tanah di sekitar Pasar Cipete telah selesai di akhir Desember 2012. Langkah selanjutnya, dilaksanakan pembongkaran untuk pelaksanaan pelebaran jalan. "Di bagian ramp on (tanjakan) JLNT ke arah Blok M, sekarang kan hanya satu lajur. Nanti dilebarkan, jadi dua lajur," beber dia.
PADA Selasa (15/1) pekan depan, Jalan Layang Non Tol (JLNT) Antasari-Blok M, Jakarta Selatan bakal mulai diujicoba. Dengan demikian, masyarakat pengguna
BERITA TERKAIT
- Gerakan Guna Ulang Jakarta, Edukasi Mengurangi Pemakaian Plastik Sekali Pakai
- Fasilitas Makin Lengkap, Triboon Hub Tambah 2 Resto Baru di Jakarta
- Durasi Pemadaman Lampu Program Earth Hour Terlalu Singkat
- Di Tengah Sosialisasi Tupoksi kepada Warga, MKD DPR RI Singgung Pelat Nomor Khusus
- Tjahjo Kumolo Meninggal Dunia, Warga Bekasi Diminta Kibarkan Bendera Setengah Tiang
- Anies Bangun Kampung Gembira Gembrong dengan Dana Rp 7,8 Miliar dari Infak Salat Id di JIS