Johan PKS Desak Pemerintah Cegah Harga Gabah Anjlok

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi IV DPR RI Johan Rosihan merasa prihatin dengan anjloknya harga gabah di tingkat petani menjelang panen raya.
Pasalnya, kebijakan yang diatur pemerintah ternyata belum bisa membuat petani meraih keuntungan akibat harga gabah selalu anjlok ketika masa panen raya.
Untuk itu, Johan mendesak pemerintah segera mengantisipasi agar harga gabah tidak anjlok dengan cara memberikan perlindungan harga gabah yang dapat menguntungkan petani.
“Saya minta pemerintah dapat memastikan harga gabah di lapangan sesuai dengan harapan petani agar petani mendapat keuntungan. Tolong berikan perlindungan kepada petani melalui perlindungan harga gabah sesuai dengan amanat Undang-Undang Perlindungan Petani,” tegas Johan kepada wartawan, Minggu (13/3).
Wakil rakyat dari dapil NTB 1 ini mengaku telah banyak menerima keluhan dan aspirasi dari petani soal penurunan harga gabah menjelang panen raya akhir Maret ini.
Dia menyebut banyak petani khawatir dan bingung akibat harga sudah anjlok sebelum mereka panen.
“Situasi ini harus jadi perhatian pemerintah, jangan biarkan petani tidak berdaya ketika mereka panen, pemerintah harus hadir melindungi petani dengan kebijakan perlindungan harga gabah,” ucap Johan.
Selanjutnya, Johan memberikan pandangannya agar dari sisi kebijakan harga gabah dapat berfungsi sebagai alat untuk melindungi petani.
Anggota Komisi IV DPR RI Johan Rosihan merasa prihatin dengan anjloknya harga gabah di tingkat petani menjelang panen raya.
- Johan Rosihan PKS: Idulfitri jadi Momentum Membangun Negeri dengan Akhlak
- Bulog Cetak Penyerapan Gabah Petani Capai 725.000 Ton, Rekor Tertinggi 10 Tahun Terakhir
- Komisi VI DPR Sidak Jasa Marga, Pastikan Kesiapan Arus Mudik Lebaran 2025
- Jelang Lebaran 2025, Harga Pangan Naik, Nyaris di Semua Komoditas
- Misbakhun Buka-bukaan Data demi Yakinkan Pelaku Pasar di Bursa
- Bulog Karawang Tetap Serap Gabah Petani Meski Realisasi Telah Mencapai 136%