Jokowi Ajak Investor Asing Ikut Membangun IKN dan Natuna

Dalam keterangannya, CEO DFC menjelaskan lembaga pendanaan independen tersebut berkomitmen untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat dan mendukung Indonesia dalam berbagai sektor seperti teknologi, infrastruktur, energi, dan kesehatan.
"Kami berkeinginan untuk mendukung Indonesia dalam berbagai sektor, memberikan teknologi berkualitas tinggi dan berkelanjutan di bidang energi, infrastruktur, dan kesehatan," ucap Adam.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan yang mendampingi Jokowi dalam pertemuan itu, menyampaikan bahwa DFC akan segera membuka kantor perwakilannya di Jakarta, untuk mempercepat proses kerja sama tersebut.
Selain itu, terdapat sejumlah proyek yang akan segera didiskusikan. "Sudah ada beberapa proyek yang akan segera dilihat dan didiskusikan detail seperti jalan tol di Jawa dan Sumatera, mungkin turis (pariwisata), investasi perikanan di Natuna, dan hydropower di Kalimantan Utara," jelasnya.(fat/jpnn)
Dalam sejumlah proyek pembangunan di ibu kota negara (IKN) baru di Kalimantan Timur, Presiden Jokowi membuka seluas-luasnya investasi asing.
Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam
- Simak Penilaian Gibran tentang Didit Prabowo, Begini
- Lihat yang Dilakukan Gibran saat Mudik ke Solo, Paten!
- Pak Luhut Sudah ke Rumah Jokowi di Hari Pertama, Ada Kompol Syarif
- NasDem Menghormati Jika Jokowi Pilih Gabung PSI
- Hasil Survei Cigmark Tentang Ketua Wantimpres, Setia Darma: Jokowi Cocok dan Layak
- Apakah Jokowi Akan Bergabung dengan PSI? Begini Analisis Pakar