Jokowi Bidik Suara Perempuan
Jumat, 13 Juli 2012 – 16:37 WIB
JAKARTA - Politisi PDI Perjuangan, Dewi Aryani, yang juga juru kampanye pasagan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama, menilai peran pemilih perempuan dalam pemilukada DKI Jakarta sangat besar.
Namun demikian, Dewi menyatakan bahwa pada putaran pertama pemilukada DKI Jakarta lalu belum semuanya perempuan menggunakan hak pilihnya. "Pada putaran kedua diharapkan bisa menjadi penambah suara dan perempuan harus menjadi 'agent perubahan' Jakarta baru," kata Dewi, Jumat (13/7), di Jakarta.
Dia mengingatkan, jika perempuan nanti tidak dapat kartu pemilih pada putaran kedua nanti, maka harus pro aktif. "Datangi RT setempat dan perjuangkan haknya. Suara perempuan yang 50 persen, sangat menentukan nasib ibu kota ke depan," kata Anggota Komisi VII DPR itu.
Di sisi lain, Dewi mengingatkan, hasil perhitungan cepat yang menunjukkan pasangan Jokowi-Ahok memenangkan putaran pertama harus disikapi arif dan bijaksama. Ia menilai, kesederhanaan dan sikap merakyat Jokowi memang telah menjadi magnet kerakyatan yang luar biasa. Jokowi dinilai dia juga sebagai sosok yang peduli dengan kaum ibu dan perempuan. Karenanya, sudah sepantasnya rakyat mendukung Jokowi. (boy/jpnn)
JAKARTA - Politisi PDI Perjuangan, Dewi Aryani, yang juga juru kampanye pasagan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama, menilai peran pemilih perempuan
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- MPR Goes to Campus Dimulai, Eddy Soeparno Mengampanyekan Urgensi Transisi Energi
- Kiai Maman Tegas, Program MBG Tak Perlu Pakai Dana Zakat
- Pemerintah Ingin Batasi Penggunaan Medsos, Sukamta: Penting Dibuka Opsinya
- Wacana Pertemuan Megawati-Prabowo, Said: Semoga Terlaksana Sebelum PDIP Melaksanakan Kongres
- Afriansyah Noor Keluar dari PBB Setelah Kalah Pemilihan Ketum
- Tak Mudah Buat Prabowo dan Megawati, Ada yang Lucu