Jokowi Blusukan ke Tanjung Priok Malam Hari, Lihat yang Dia Lakukan

jpnn.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo melakukan blusukan ke rumah warga di Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Kamis (15/7) malam.
Pria yang akrab disapa dengan panggilan Jokowi itu memberikan langsung bantuan sembako bagi masyarakat yang membutuhkan.
Presiden Jokowi membagikan paket obat dan sembako kepada warga di Jakarta Utara, Kamis (16/7/2021) malam. Foto: tangkapan layar/ANTARA/Desca Lidya Natalia
"Malam hari ini (Kamis, red) saya berada di Kampung Sunter Agung dalam rangka mengawali pemberian sembako kepada masyarakat yang ini nanti akan diberikan menyeluruh, yang sudah kami siapkan 200 ribu ton beras yang akan disalurkan nanti dari Kepala Bulog," ujar Jokowi seusai blusukan.
Selain paket sembako, Jokowi juga membagikan paket obat dan vitamin untuk masyarakat yang melakukan isolasi mandiri (isoman).
Sebelumnya, eks gubernur DKI Jakarta itu telah meluncurkan pembagian obat isoman gratis untuk rakyat tersebut di halaman Istana Merdeka di hari yang sama.
"Pada awal ini, kami akan membagikan 300 ribu paket obat itu. Kemudian nanti minggu depan akan diteruskan untuk paket kedua 300 ribu yang berikutnya," imbuhnya.
Jokowi berharap berbagai bantuan sosial alias bansos untuk masyarakat baik sembako hingga paket obat-obatan bisa membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.
Presiden Jokowi blusukan ke rumah warga di Kecamatan Tanjung Priok pada Kamis malam, ini yang dia lakukan.
- Herman Deru-Cik Ujang Kompak Ikuti Parade Senja yang Dihadiri Prabowo, Jokowi dan SBY
- Deddy Sitorus PDIP Mengajak Mengundurkan Diri secara Massal, Waduh
- Prabowo Tegur Seskab Teddy Gegara Tak Undang Jokowi Saat Peluncuran Bank Emas
- Peluncuran Bank Emas, Prabowo Berterima Kasih kepada Jokowi
- Momen Prabowo Goda AHY dan Gibran, Mbak Puan Melirik
- Kepala Daerah dari PDIP Tak Ikut Retret Dianggap Petugas Partai