Jokowi dan Prabowo Ingin Koalisi dengan Golkar, Bukan Ical

jpnn.com - JAKARTA - Berbeda dengan partai lain, Partai Golkar hingga kini belum menemukan mitra koalisi. Pengamat politik dari Universitas Sumatera Utara (USU) Ahmad Taufan Damanik, mengatakan, PDIP dan Gerindra berpeluang menjadi mitra koalisi Golkar.
Namun kedua partai itu harus bersabar. Meski Golkar sudah buntu dengan pencapresan Aburizal Bakrie atau Ical, namun kesepakatan koalisi harus ditentukan Rapimnas.
"Harus diakui dalam internal Golkar ada persoalaan sejak lama, tapi mereka terikat dengan aturan dan prosedur internal. Mereka tak berminat berkoalisi dengan Ical. Tapi dengan Golkar mereka berharap besar," kata Taufan saat dihubungi, Kamis (15/5).
Dia mengingatkan agar parpol yang diajak komunikasi oleh Ical tidak jumawa. Sebab, katanya, komunikasi tersebut hanya sebagai manuver politik Ical.
"Jangan ge er (gede rasa) dulu parpol yang diajak komunikas oleh Ical karena mereka bagamanapun akan mengikuti hasil Rapimnas lebih dulu. Ya mau tak mau mereka harus sabar nunggu hasil Rapimnas," katanya. (boy/jpnn)
JAKARTA - Berbeda dengan partai lain, Partai Golkar hingga kini belum menemukan mitra koalisi. Pengamat politik dari Universitas Sumatera Utara (USU)
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Gibran Minta Kepala Daerah Waspada Kelangkaan Barang Pokok Jelang Ramadan
- Eddy Soerparno Ingin Perbanyak Transportasi Publik Berbasis Listrik, Ini Tujuannya
- Pemkot Tangerang Salurkan Bantuan 5.472 Paket, Semoga Berkah & Menginspirasi Warga untuk Berbagi
- Polri Jamin Stabilitas Harga Pangan Selama Ramadan
- Terima Kunjungan PNI, Bamsoet Ajak Perkuat Persatuan dan Kesatuan Bangsa
- Mudik Lebaran 2025, Ada Diskon Tarif Tol 20 Persen Hingga Sistem One Way