Jokowi Diminta Turun Tangan Terkait Pemecatan Helmy Yahya dari TVRI

jpnn.com, JAKARTA - Glenn Fredly ikut berkomentar mengenai pemecatan Helmy Yahya dari direktur utama TVRI. Menurut Glenn, saat di pegang Helmy, TVRI perlahan menjadi lebih baik.
Hal itu Glenn ungkapkan lewat akun Instagram miliknya, Sabtu (18/1).
“Mendengar pemberhentian sepihak dari Dewan Pengawas atas kinerja Pak Helmy Yahya ini menurut saya merupakan kerugian besar bagi @tvrinasional yang tengah berbenah memperbaiki program serta citranya,” sebut Glenn.
Mantan suami Dewi Sandra itu juga mengharapkan agar orang nomor satu di negeri ini ikut turun tangan menenahi permasalahan tersebut.
“Berharap pak @jokowi bisa melihat dengan jernih polemik panjang dari masalah TVRI (lembaga yang tanggung jawabnya langsung ke Presiden) serta pemecatan sepihak atas Direktur utama Helmi Yahya yang mempunyai track yang baik dalam membenahi wajah program TVRI yang sudah terlihat hari ini," ungkap Glenn.
"TVRI adalah wajah peradaban bangsa dan negara ini. TVRI harusnya bisa menjadi TV terbesar di negara ini, karena TVRI bukan milik perorangan, ibaratnya pemodal utama adalah masyarakat Indonesia sendiri,” harap Glenn.(chi/jpnn)
Glenn Fredly tampaknya tengah berusaha supaya Helmy Yahya kembali menjabat sebagai dirut TVRI.
Redaktur & Reporter : Yessy
- NasDem Menghormati Jika Jokowi Pilih Gabung PSI
- Hasil Survei Cigmark Tentang Ketua Wantimpres, Setia Darma: Jokowi Cocok dan Layak
- Apakah Jokowi Akan Bergabung dengan PSI? Begini Analisis Pakar
- Sinyal Jokowi Gabung PSI Makin Kuat, Golkar: Pasti Ada Hitungan Politik
- Pengamat Politik Sebut Wajar Jokowi Diunggulkan Jadi Ketua Wantimpres RI
- Hasil Survei Rumah Politik Indonesia: Mayoritas Publik Menilai Jokowi Layak Jadi Ketua Wantimpres RI