Jokowi-JK Ingin RI Lepas dari Ketergantungan Impor

jpnn.com - JAKARTA - Calon presiden dan wakil presiden. Joko Widodo - Jusuf Kalla menginginkan negeri ini mandiri pangan tanpa menggantungkan pada produk impor. Hal itu pun dituangkan pasangan yang dikenal Jokowi - JK ini dalam visi misinya.
Penyusun visi misi Jokowi-JK, Rochmin Dahuri menjelaskan, suatu bangsa dengan penduduk di atas 100 juta tak mungkin berdaulat jika masih menggantungkan pangannya terhadap impor.
"Pertanian dan pangan adalah hidup matinya sebuah bangsa," kata Rochmin mengutip Proklamator Bung Karno, saat diskusi bertajuk "Revolusi Mental Pertanian sebagai Landasan Kemandirian Ekonomi di Jakarta, Minggu (25/5).
Dijelaskan, pertanian merupakan sektor penyerap tenaga kerja terbesar dibandingkan sektor industri pengolahan, transportasi dan jasa lainnya
Menurutnya, sektor pertanian akan membantu pengurangan pengangguran dan kemiskinan serta kesenjangan pendapatan.
Rochmin menjelaskan, 39 persen tenaga kerja bekerja di sektor pertanian. Karenanya, sektor ini harus ditata dan diatur dengan baik.
Menurutnya, bila konsumsi bisa dipenuhi dari produksi dalam negeri, maka ketergantungan impor akan hilang. Hal itu bisa dipenuhi dengan meningkatkan daya saing.
Rochmin mengatakan, kalau daya saing kuat, dengan sentuhan teknologi dan inovasi maka negeri ini bisa makmur dan bermartabat.(boy/jpnn)
JAKARTA - Calon presiden dan wakil presiden. Joko Widodo - Jusuf Kalla menginginkan negeri ini mandiri pangan tanpa menggantungkan pada produk impor.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Peluang Pertemuan Mega-Prabowo Masih 50:50, Ray Rangkuti Singgung Hasrat Puan dan Dasco
- HNW Usulkan ke Prabowo Terbitkan Keppres yang Tetapkan 3 April sebagai Hari NKRI
- Surya Paloh: Kenapa Kami Tidak Ada di Kabinet Rezim Prabowo?
- Keponakan Jadi Komisaris di BUMN, Surya Paloh Bilang Begini
- Ini Respons Dasco atas Kebijakan Trump soal Tarif Impor
- Kemendagri Tegaskan Komitmen Dukung Kelancaran PSU Pilkada 2024 di 6 Daerah Ini