Jokowi Mania Dukung Terdakwa ASABRI Dihukum Mati

jpnn.com, JAKARTA - Kelompok Jokowi Mania (JoMan) mengapresiasi tuntutan hukuman mati terhadap terdakwa kasus korupsi Asabri, Heru Hidayat, oleh kejaksaan.
Menurut kelompok militan itu, langkah tersebut menjadi solusi pemberantasan korupsi yang lebih baik.
Ketua Jokowi Mania (JoMan), Imanuel Ebenezer mendukung penuh langkah Jaksa Agung, S Burhanudin.
Dirinya juga berharap KPK mengambil langkah sama tanpa keraguan untuk menuntut hukuman mati.
"Harus dilakukan untuk meminimalisasi ancaman korupsi sistimik di masa depan. Ancaman hukuman mati akan menggentarkan pelaku korupsi bencana, alkes atau PCR," tandas Noel saat mendatangi Kejaksaan Agung.
Aktivis 98 ini menilai mafia pangan dan pelaku korupsi alkes PCR baik pengusaha dan pejabatnya harusnya mendapat ancaman hukuman mati jika terbukti terlibat.
Sebab, kata Noel, korupsi uang negara saat bencana benar benar di luar rasio akal sehat.
Bahkan tambah Noel, ini perilaku barbar yang sangat rakus.
"Polisi dan KPK harus menyidik kasus korupsi bencana dan juga pangan yang harganya terus merangkak naik. Jangan ragu, presiden dan rakyat juga kontitusi ada di belakang kalian. Ini kejahatan yang luar biasa," tegas Noel.
Kelompok Jokowi Mania (JoMan) mengapresiasi tuntutan hukuman mati terhadap terdakwa kasus korupsi Asabri, Heru Hidayat, oleh kejaksaan
- Dirut ASABRI: Kesehatan & Keselamatan Para Pejuang Negeri Adalah Prioritas Utama Kami
- Penembakan di Lokasi Judi Sabung Ayam Diduga Terencana, Sahabat Polisi: Pelaku Harus Dihukum Berat
- Asabri Untuk Indonesia, Hadir di Seluruh Penjuru Negeri Melalui 33 Kantor Cabang
- Asabri Dukung Program Hunian yang Nyaman Untuk Anggota Polri & ASN
- Cuma Diberi Imbalan Rp 200 Ribu, Kurir Narkoba Dituntut Hukuman Mati
- Beri Layanan Terbaik, ASABRI Kunjungi Penerima Pensiunan