Jokowi Minta TNI-Polri Cekatan Sikapi Perubahan

jpnn.com - jpnn.com - Presiden Joko Widodo menginstruksikan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Polri selalu siap menghadapi segala perubahan yang berlangsung cepat. Menurutnya, kesiapan itu sangat diperlukan untuk mengantisipasi masalah-masalah dan tantangan yang akan dihadapi Indonesia ke depan
Jokowi -panggilan akrab Joko Widodo- mengatakan hal itu saat memberikan arahan pada Rapat Pimpinan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Perwira Tinggi Polri di Gedung Gatot Soebroto, Markas Besar (Mabes) TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (16/1). Menurutnya, perubahan secara global kini berlangsung sangat cepat.
"Kita tahu perubahan global sekarang ini sangat cepat sekali. Dari detik ke detik, menit ke menit, jam ke jam, hari ke hari perubahannya begitu sangat cepat,” ujarnya.
Bahkan ketika sebuah persoalan belum selesai, sudah ada masalah lain yang muncul. “Pelambatan ekonomi global masih terjadi, pertumbuhan ekonomi dunia masih menurun, artinya situasi ekonomi dunia belum pulih," kata Jokowi.
Jokowi juga menyebut terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat akan berpengaruh pada kebijakan negeri Paman Sam itu. Indonesia pun harus mempersiapkan diri menghadapi perubahan itu.
Jokowi juga menyinggung kemajuan teknologi informasi yang memengaruhi perubahan tatanan sosial, ekonomi dan politik. Belakangan, warga tak perlu lagi keluar dari rumah untuk berbelanja karena banyak penyedia layanan toko online.
Karenanya Jokowi meminta hal-hal yang berkembang begitu cepat juga diantisipasi. "Karena itu kita harus bergerak cepat mengantisipasi semua perubahan, terutama yang berkaitan dengan kecanggihan IT yang setiap detik selalu berubah-ubah," tegasnya.
Ada 185 perwira tinggi TNI yang ikut Rapim TNI. Sedangkan Polri mengirim 78 perwiranya hadir dalam rapim itu.
Presiden Joko Widodo menginstruksikan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Polri selalu siap menghadapi segala perubahan yang berlangsung cepat.
- Pak Luhut Sudah ke Rumah Jokowi di Hari Pertama, Ada Kompol Syarif
- Muncul Gerakan Kontra UU TNI, Nama Presiden Prabowo Disorot Warganet
- Gelar Perkara Kasus Pembunuhan Juwita Dilakukan Tertutup, Ada Apa?
- Buntut Dugaan Pembunuhan Jurnalis di Kalsel, Legislator Minta Evaluasi Pembinaan TNI
- Ada Pihak Ingin Presiden Prabowo Dihabisi Setelah UU TNI Direvisi
- Iwakum Desak Kapolri Evaluasi Aparat Pascainsiden Penggeledahan Wartawan Peliput Demo