Jokowi Sebut Oposisi Sangat Mulia, asalkan Tak Umbar Dendam dan Kebencian
Minggu, 14 Juli 2019 – 21:41 WIB

Presiden Joko Widodo saat berpidato pada acara Visi Indonesia di Sentul International Convention Center, Bogor, Minggu (14/7). Foto: Fathan Sinaga/JPNN.Com
Jokowi juga mengingatkan bahwa ideologi bangsa adalah Pancasila. Menurut dia, Pancasila adalah rumah bagi masyarakat sehingga tak ada ruang untuk ideologi lain.
"Tidak ada toleransi sedikit pun bagi yang mengganggu Pancasila, yang mempermasalahkan Pancasila. Tidak ada orang Indonesia yang tidak berbineka tunggal ika,” jelas Jokowi.(tan/jpnn)
Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa oposisi merupakan bagian penting dalam bernegara. Menurutnya, oposisi sangat mulia dalam demokrasi.
Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga
BERITA TERKAIT
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi
- NasDem Menghormati Jika Jokowi Pilih Gabung PSI
- Hasil Survei Cigmark Tentang Ketua Wantimpres, Setia Darma: Jokowi Cocok dan Layak
- Apakah Jokowi Akan Bergabung dengan PSI? Begini Analisis Pakar
- Sinyal Jokowi Gabung PSI Makin Kuat, Golkar: Pasti Ada Hitungan Politik
- Pengamat Politik Sebut Wajar Jokowi Diunggulkan Jadi Ketua Wantimpres RI